Skotlandia vs Denmark: Duel Penentuan Tiket Otomatis ke Piala Dunia 2026

JAKARTA - Skotlandia dan Denmark bersiap memainkan laga hidup-mati di Hampden Park, Selasa malam, 18 November. Dua tim teratas Grup C ini bertarung untuk merebut satu tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Rumusnya simpel: Scotland wajib menang, Denmark cukup imbang.

Skotlandia datang dengan energi campur aduk. Mereka sempat menghidupkan asa lewat dua kemenangan kandang atas Belarus dan Yunani bulan lalu, sebelum dihantam realitas pahit di Piraeus akhir pekan lalu. Tertinggal 3-0 dari Yunani yang sudah tersingkir, pasukan Steve Clarke sempat bangkit lewat gol Ben Doak dan Ryan Christie. Bahkan peluang menyamakan skor bertebaran, tapi disia-siakan Che Adams, plus beberapa penyelamatan ganas dari kiper Yunani Odysseas Vlachodimos.

Kekalahan 3-2 itu membuat Scotland hampir tersingkir. Namun skenario liar terjadi di Kopenhagen, ketika Denmark justru terpeleset oleh Belarus—tim yang sebelumnya nol poin. Denmark memimpin lewat Mikkel Damsgaard, tapi tiga menit meltdown di babak kedua membuat Belarus berbalik unggul 2-1. Gustav Isaksen memang menyamakan kedudukan, tapi Denmark tetap kehilangan kesempatan lolos dini.

Kegagalan itu membuka pintu bagi Skotlandia. Tiga poin di Glasgow akan membuat The Tartan Army lolos langsung ke Piala Dunia pertama sejak 1998. Kalau tidak, mereka akan masuk jalur playoff lagi.

Secara historis, Skotlandia punya sedikit angin. Dalam dua dekade terakhir, mereka unggul head-to-head tiga kemenangan berbanding satu. Kedua tim juga bermain imbang 0-0 di Kopenhagen pada September 2025, pertanda bahwa duel ini memang ketat.

Di sisi Denmark, tekanan justru makin besar. Mereka memimpin grup hanya dengan satu poin dan tahu bahwa kekalahan di Hampden akan menjatuhkan mereka ke playoff. Sebaliknya, hasil imbang atau menang akan mengantar mereka terbang ke Amerika Utara.

Di laga ini, Skotlandia kehilangan Billy Gilmour dan Lennon Miller karena cedera, sementara absennya Angus Gunn jadi pukulan terbesar. Craig Gordon yang berusia 42 tahun tampil lagi akhir pekan lalu, membuat tujuh penyelamatan meski sedikit berperan dalam gol ketiga Yunani. Christie sedang panas setelah mencetak gol beruntun, dan Ben Doak mulai menunjukkan potensi generasi baru.

Denmark dipusingkan kondisi Rasmus Hojlund yang sakit. Jonas Wind sudah turun menggantikannya, tapi belum pasti akan kembali jadi starter. Joachim Andersen juga diragukan karena virus, sementara Morten Hjulmand kemungkinan kembali mengisi lini tengah. Di belakang mereka, Christian Eriksen dan Damsgaard tetap jadi orbit kreatif yang mengatur ritme.

Skotlandia pasti akan menyerang habis-habisan karena cuma kemenangan yang menyelamatkan. Itu membuka ruang buat Denmark memainkan transisi cepat yang selama ini jadi salah satu kekuatan mereka. Hasil imbang terasa paling rasional, dan Denmark akan lolos langsung, sementara Scotland harus bersiap menempuh playoff yang selalu penuh drama.

Pertandingan ini jadi titik awal pembicaraan lebih luas mengenai mentalitas tim-tim Eropa dalam laga penentuan dan bagaimana tekanan menciptakan momentum yang kadang absurd namun menentukan.

Perkiraan Susunan Pemain
Scotland (4-3-3): Gordon; Ralston, Souttar, McKenna, Robertson; McGinn, Ferguson, McTominay; Gannon-Doak, Christie; Adams.

Denmark (4-2-3-1): Schmeichel; Kristensen, Andersen, Christensen, Dorgu; Hojbjerg, Hjulmand; Isaksen, Eriksen, Damsgaard; Hojlund.

Prediksi
Scotland 1-1 Denmark.