Sedikit Cerita Junior Liem, Irma Rihi hinga Luisa Adreena Perankan “Na Willa”
JAKARTA - Visinema Studios bekerja sama dengan Ryan Adriandhy untuk menghidupkan Na Willa. Film ini merupakan adaptasi dari buku cerita berjudul sama karya Reda Gaudiamo.
Na Willa menceritakan seorang anak bernama Na Willa di Surabaya pada tahun 1960. Na Willa akan menghadirkan kisah dalam keseharian dan kehidupannya.
Film ini diarahkan Ryan yang diproduseri Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari setelah film Jumbo. Mereka mengungkap, adaptasinya akan mengambil sesuai dengan latar cerita dalam buku yaitu pada tahun 1960 di Surabaya.
“Era 1960 bukan hanya menjadi sebuah setting tapi aku mengajak semua melihat ‘60 lewat mata Na Willa. Bukan hanya latar tapi interpretasi artistik lewat kacamata Na Willa,” kata Ryan Adriandhy dalam pengumuman film di Jakarta Pusat pada Rabu, 12 November.
“Setiap buku yang dialihwahanakan akan sama dengan bukunya, tentu saja berbeda secara cerita tapi kita mencoba setia,” tambah Anggia Kharisma.
“Buat pembaca bukunya, kalau kalian tahu bukunya first (point of view)-nya Na Willa, kalian akan mendengar semua isi kepala Na Willa di film,” katanya.
Film ini akan diperankan Luisa Adreena, Junior Liem, dan Irma Rihi. Dalam konferensi pers, ketiganya menceritakan sedikit mengenai keterlibatan mereka.
Baca juga:
“Senang dan bangga sekali. Tadinya aku deg-degan jadi Na Willa tapi aku dibantu om Ryan, teh Anggia, teh Novia, Mak, Pak, dan all team, aku jadi percaya diri,” kata Luisa Adreena.
“Saya berperan sebagai ibu yang menyentuh bagi saya. Di sini, ibu itu sosok yang tegas, kuat dan punya pendirian kuat dan mengajari dia (Na Willa) untuk mengenal dunia yang lebih luas,” kata Irma Rihi.
“Kebetulan saya punya anak jadi pas baca memang ada perbedaan cara mendidik tapi kita bisa merasakan kita dan orang tua yang relate dengan sehari-hari,” kata Junior Liem.
Ada pun, film Na Willa akan memasuki proses produksi dan direncanakan tayang pada tahun 2026 di bioskop.