Penjualan Motor Oktober Naik dan Jadi Tertinggi di 2025

JAKARTA - Penjualan sepeda motor di Indonesia secara mengejutkan mengalami kenaikan pada bulan Oktober 2025, bahkan penjualan di bulan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini. Setidaknya ada kenaikan 4.09 persen di bulan Oktober

Berdasarkan catatan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dilihat VOI, Selasa, 11 November, penjualan sepeda motor per Oktober 2025 mencapai 590.362 unit. Artinya, naik 4,09 persen dibandingkan September 2025 yang hanya mencatatkan 567.173 unit saja.

Bahkan jika dibandingkan secara year-on-year bulan Oktober 2025 dan 2024, peningkatannya masih tetap signifikan mencapai 8,44 persen mengingat di periode yang sama tahun lalu hanya memasarkan sebanyak 544.392 unit saja.

Penjualan motor di Oktober 2025 juga menjadi yang tertinggi sepanjang tahun, peringkat ini terakhir kali diraih pada bulan Juli 2025 yang mampu menjual sebanyak 587.048 unit. Sedangkan penjualan paling kecil terjadi pada April dengan capaian 406.691 unit.

Secara total, jika dihitung penjualan motor di Indonesia dari Januari sampai Oktober 2025 tercatat mencapai 5.427.253 unit, angka ini sudah melampaui pencapaian di periode yang sama tahun 2024. Di mana, cuma mencapai 5.416.888 unit, artinya di tahun 2025 sudah terdapat peningkatan sebesar 0,19 persen.

Akan tetapi, AISI tak memaparkan segmentasi pasar motor bebek, matic, dan sport. Tapi, segmen motor skutik masih mendominasi penjualan sepeda motor di Indonesia dengan pangsa pasar di atas 90 persen.

AISI sendiri menetapkan target penjualan motor di tahun 2025 ini mencapai minimal 6,4 juta unit hingga 6,7 juta unit. Angka tersebut ditetapkan berdasarkan pencapaian penjualan motor di tahun 2024 lalu yang bisa menyentuh angka hingga 6.333.310 unit.

Ketua Umum AISI, Johannes Loman mengatakan, pihaknya sejak awal memang sudah memasang target penjualan 6,4-6,7 juta unit setahun. Menurutnya, secara pergerakan pasar, kondisinya masih mirip-mirip tahun lalu.