Mulai 2027, Mobil Hybrid Honda Pakai Mesin Hybrid V6 Terbaru yang Lebih Hemat BBM dan Bertenaga
JAKARTA – Honda mengungkapkan bahwa mereka tengah mengembangkan sistem penggerak hybrid V6 generasi baru. Rencananya, akan diterapkan pada model ukuran menengah hingga besar mulai tahun 2027.
Produk baru ini dirancang untuk memberikan efisiensi bahan bakar lebih dari 30 persen dibandingkan mesin bensin konvensional saat ini, serta peningkatan akselerasi hingga 10 persen. Seperti dilansir dari Caranddriver, Kamis, 6 November.
Menurut Direktur R&D Honda, sistem penggerak ini akan memadukan mesin V6 dengan kapasitas yang belum diungkap, bersama tiga motor listrik. Khusus untuk varian berpenggerak semua roda (AWD), motor ketiga akan menyalakan poros belakang untuk meningkatkan traksi dan performa.
Honda menyatakan bahwa sistem baru ini akan mulai digunakan pada generasi selanjutnya dari SUV dan pikap berukuran menengah seperti Honda Pilot, Odyssey, dan Ridgeline. Dengan kombinasi mesin dan motor listrik tersebut, konsumsi bahan bakar diperkirakan akan jauh lebih hemat.
Sebagai gambaran, versi mesin konvensional saat ini mencatat konsumsi sekitar 11 kilometer per liter dengan akselerasi 0–97 kilometer per jam dalam 6,9 detik. Versi hybrid diharapkan mampu melampaui angka itu secara signifikan.
Baca juga:
Lebih lanjut, Honda menjelaskan bahwa pengembangan sistem ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk menghadirkan tiga belas model hybrid baru secara global dalam kurun empat tahun, dimulai pada 2027.
Meskipun perusahaan belum mengungkap detail baterai seperti kapasitas dan konfigurasi sel, sistem hybrid ini disebut akan menjadi tonggak penting dalam strategi Honda untuk meningkatkan efisiensi dan performa kendaraan besar tanpa mengorbankan karakter khas mesin V6.
Langkah ini juga menunjukkan arah strategi Honda menuju elektrifikasi yang lebih luas. Dengan jadwal peluncuran yang ditargetkan pada 2027, perusahaan memiliki waktu untuk menguji dan menyempurnakan teknologi tersebut sebelum diterapkan secara massal.
Detail harga, kapasitas mesin, dan spesifikasi teknis lainnya masih menunggu pengumuman resmi. Namun, pengamat industri menilai inovasi ini akan menjadi alternatif menarik bagi konsumen kendaraan besar yang menginginkan performa tinggi dengan efisiensi lebih baik.