Ekosistem YouTube Indonesia Tumbuh Pesat, Waktu Menonton Naik 20% di 2025

JAKARTA - Ekosistem YouTube di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang masif. Platform video global ini mencatat lonjakan waktu menonton (watch time) sebesar 20% di tahun 2025, dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kematangan industri kreator lokal juga semakin diperkuat dengan fakta bahwa YouTube mencatat ada sekitar 3.000 saluran YouTube yang berhasil menembus angka satu juta subscribers.

Sementara itu, data dari survei “Google/Kantar, Future of Video” juga mengungkapkan, sebanyak 90% masyarakat Indonesia setuju bahwa YouTube memiliki kreator paling terpercaya untuk rekomendasi produk saat berbelanja. 

“Dan kreator-kreator inilah yang membuat YouTube menjadi pusat budaya dunia. Artinya kita sebut sebagai epicenter of culture. Dan dari sinilah trend itu lahir, gerakan sosial dimulai,” kata Country Director Google Indonesia, Veronica Utami di Press Briefing YouTube Festival pada Rabu, 5 November di Jakarta. 

Survei yang sama juga menemukan bahwa 92% penonton di Indonesia sangat percaya pada kreator YouTube, terutama untuk rekomendasi produk yang ingin mereka beli.

​Kepercayaan inilah yang menjadi mesin pendorong sektor video commerce. YouTube menyebutkan kontribusi video commerce di Indonesia melonjak drastis, di mana ​pada tahun 2024, angka tersebut telah melesat ke 20%, dibandingkan 2022 yang hanya 5% saja. 

“Mereka setuju bahwa YouTube punya kreator-kreator yang bisa dipercaya. Terutama saat mereka sedang mencoba mengambil keputusan dengan apa yang perlu mereka beli. Dan ini lebih tinggi dibandingkan platform-platform lainnya,” tambah Veronica.