Program MBG Jadi Sorotan di Markas Besar PBB di Jenewa

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, belum lama ini. Hal tersebut terjadi dalam rangkaian The Sixteenth Session of the United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD 16).

Melalui acara sampingan “From Trade to Table: Leveraging Integrated Trade-Development to Ensure Sustainable and Resilient Food System and Nutrition Programs", delegasi Indonesia menyampaikan pentingnya perdagangan sebagai pendorong stabilitas global dan nasional yang juga harus menjamin akses terhadap pangan bergizi, beragam, aman, dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Wakil Menteri Bappenas, Febrian Ruddyard, menyampaikan bahwa program MBG mencerminkan pendekatan baru pembangunan Indonesia yang menempatkan manusia dan ketahanan pangan sebagai inti dari strategi pembangunan nasional.

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas dan Perwakilan Tetap Republik Indonesia di Jenewa ini menghadirkan Ms. Luz Maria de la Mora perwakilan dari UNCTAD, Ms. Braulio Morera dari World Economic Forum (WEF), Ms. Shannon Howard dari World Food Programme (WFP), Ms. Afshan Khan dari Scaling Up Nutrition (SUN) Movement, dan Bapak Sarwono dari Badan Gizi Nasional (BGN).