Proyek Galian TB Simatupang Selesai, Jalur Gratis Tol Fatmawati 2 Dihentikan 

JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta resmi mengakhiri rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan TB Simatupang–Jalan RA Kartini, Jakarta Selatan, setelah seluruh proyek galian yang sempat mengokupansi badan jalan dinyatakan rampung.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan pengaturan lalu lintas kembali normal mulai Senin, 27 Oktober.

Dengan begitu, kebijakan kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 yang sempat diberlakukan untuk memperlancar arus kendaraan kini resmi dihentikan.

"Rekayasa lalu lintas dinyatakan berakhir pelaksanaannya pada hari Senin, 27 Oktober 2025, dan pengaturan lalu lintas kembali normal. Kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2 dinyatakan tidak diberlakukan," kata Syafrin dalam keterangannya, Senin, 27 Oktober.

Syafrin menjelaskan, proyek yang telah selesai dikerjakan meliputi pekerjaan konstruksi complete street di Simpang Fatmawati, instalasi jaringan pipa air bersih PAM Jaya di tiga titik (PIT 13, 14, dan 15), serta jaringan air limbah PAL Jaya di lokasi MS 04 dan MS 07.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan berlalu lintas di jalan," jelas Syafrin.

Berdasarkan evaluasi selama penerapan rekayasa lalu lintas sejak 15 September hingga 24 Oktober 2025, Syafrin mengungkap sejumlah indikator menunjukkan perbaikan signifikan.

Rinciannya, volume kendaraan pada jam puncak turun 18,68 persen, kapasitas jalan meningkat 45,33 persen, dan kecepatan rata-rata kendaraan naik 17,76 persen, sehingga kemacetan parah yang sempat dikeluhkan banyak pengguna jalan diklaim tak lagi terjadi.

Sementara itu, jumlah pengguna angkutan umum juga meningkat. Rata-rata penumpang layanan bus Transjakarta, mikrotrans, dan transportasi integrasi naik 17,81 persen, sedangkan penumpang MRT Jakarta di Stasiun Fatmawati bertambah 23,97 persen.

Sebelumnya, Gerbang Tol Fatmawati 2 di Jalan TB Simatupang sempat dibuka gratis sejak pertengahan September 2025. Langkah itu diambil sebagai strategi Dinas Perhubungan DKI bersama PT Jasa Marga untuk mengurai kemacetan di sekitar proyek galian air bersih dan air limbah yang menyebabkan antrean panjang kendaraan, terutama pada jam pulang kerja.

Kebijakan jalur gratis tol itu berlaku setiap pukul 17.00–20.00 WIB bagi kendaraan dari arah Pondok Pinang menuju Depok atau Serpong. Selama penerapannya, petugas Dishub bersama kepolisian juga melakukan kanalisasi lalu lintas di sekitar akses tol untuk menjaga kelancaran arus.