Jon Bon Jovi Berharap Melihat Film Biopik Dirinya setelah Selesaikan Babak Akhir Karier Musiknya

JAKARTA - Vokalis legendaris Jon Bon Jovi mengaku tertarik untuk menyaksikan film biografi tentang kehidupannya diproduksi, namun ia menegaskan hal itu baru akan terjadi "di suatu titik" nanti.

Adapun, ide ini muncul setelah perilisan film biografi sahabatnya, Bruce Springsteen, yang bertajuk “Springsteen: Deliver Me From Nowhere” di AS pada Jumat, 24 Oktober waktu setempat.

Film tentang Springsteen dibintangi oleh Jeremy Allen White dan mengisahkan periode kelam di mana pria yang punya julukan The Boss itu berjuang melawan depresi saat mencoba menulis albumnya di tahun 1982, “Nebraska”.

Menimbang kesuksesan film tersebut, Jon lantas mengungkap bahwa ia juga berharap kisahnya dapat didramatisasi menjadi film layar lebar di masa depan.

Musisi yang akrab disapa JBJ itu menyarankan agar putranya sendiri, Jake Bongiovi (23)—seorang aktor dan model yang pernah membintangi film Rockbottom dan Sweethearts—menjadi kandidat paling pas untuk memerankannya.

Walau demikian, Jon Bon Jovi menyatakan ia sama sekali tidak terburu-buru untuk melihat proyek itu terwujud.

"Saya belum berada di babak akhir saya," ujar pelantun "Livin' on a Prayer" itu, dikutip The Sun, Minggu, 26 Oktober.

"Saya sedang menjalani babak saya berikutnya,” tambahnya.

Babak yang dimaksud Jon merujuk pada serangkaian konser stadion di Inggris dan Irlandia, serta residensi di New York yang baru-baru ini diumumkan. Rangkaian konser ini akan dilangsungkan pada musim panas 2026.

Rencananya, Bon Jovi akan tampil selama empat malam di Madison Square Garden pada Juli, disusul pertunjukan di Murrayfield Stadium, Edinburgh; Croke Park, Dublin; dan Wembley Stadium, London pada akhir Agustus hingga awal September.

Terkait rangkaian tur akbar itu, Jon menyampaikan kegembiraannya. "Ada banyak suka cita dalam pengumuman ini—suka cita bahwa kami dapat berbagi malam-malam ini bersama para penggemar kami yang luar biasa dan suka cita bahwa band dapat berkumpul bersama," katanya.

Vokalis 63 tahun itu juga menyatakan rasa syukur atas kesabarannya dalam proses pemulihan pascaoperasi pita suara di tahun 2022.

"Saya beruntung bisa memancarkan cahaya ke penonton setiap malam dan berdiri di pantulan mereka untuk pengalaman kolektif yang luar biasa—saya bisa berdiri dalam KAMI di konser kami,” tuturnya.

“Dan saya telah berbicara panjang lebar tentang rasa terima kasih saya, tetapi saya akan mengatakannya lagi, saya sangat berterima kasih bahwa para penggemar dan persaudaraan band ini telah bersabar dan memberi saya waktu yang dibutuhkan untuk menjadi sehat dan bersiap untuk tur. Saya siap dan bersemangat,” pungkas Jon Bon Jovi.