Jalur KA Kedunggedeh Sudah Dapat Dilalui Normal Dua Arah

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan perbaikan jalur di km 56+1/2 Emplasemen Stasiun Kedunggedeh telah selesai seluruhnya. Pada pukul 05.32 WIB, kedua jalur sudah dapat dilalui kembali.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, proses evakuasi seluruh rangkaian KA Purwojaya (58F) yang sebelumnya anjlok di km 56+1/2 Emplasemen Stasiun Kedunggedeh telah selesai seluruhnya pada pukul 02.00 WIB.

Anne bilang dua kereta yang anjlok berhasil dievakuasi dan ditempatkan kembali di atas rel.

Dalam proses evakuasi tersebut, KAI mengerahkan dua unit crane dari Bandung dan Cirebon serta satu rangkaian kereta penolong dari Cipinang untuk mendukung percepatan penanganan di lapangan.

Setelah evakuasi selesai, KAI langsung melakukan perbaikan jalur untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelanggan. Kedua jalur di lokasi kejadian sudah dapat dilalui kembali.

Anne bilang KA 134 Argo Parahyangan relasi Gambir–Bandung menjadi kereta api pertama yang melintas di lokasi kejadian dengan kecepatan terbatas sebagai bagian dari tahapan normalisasi perjalanan kereta api.

“Seluruh proses evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat dan aman berkat sinergi antara petugas KAI bersama seluruh unsur terkait di lapangan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Minggu, 26 Oktober.

Anne menambahkan, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak, baik karena keterlambatan maupun pembatalan perjalanan akibat proses evakuasi dan normalisasi jalur.

“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Seluruh jajaran terus bekerja maksimal agar pola operasi dan ketepatan waktu perjalanan kereta api dapat segera normal kembali dengan mengutamakan keselamatan,” imbuhnya.

Dalam rangka normalisasi perjalanan KA, sambung Anne, terdapat beberapa perjalanan kereta api yang mengalami pembatalan perjalanan.

“KAI memastikan pengembalian bea 100 persen di luar bea pemesanan bagi pelanggan yang terdampak,” ucapnya.

Anne menambahkan, pengembalian dana ini bisa diakses melalui loket stasiun atau Contact Center 121 dengan waktu hingga 7 hari setelah tanggal keberangkatan KA.

Kemudian, bisa juga melalui aplikasi Access by KAI, maksimal hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

KAI memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk peningkatan keselamatan dan keandalan operasional di masa mendatang.

KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh perjalanan kereta api dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu.

“Kami turut berempati kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Alhamdulillah, proses evakuasi dapat diselesaikan dengan selamat dan jalur kini sudah dapat dilalui normal. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan selama proses pemulihan berlangsung,” tutup Anne.