Kondisi Jepang saat Perang Dunia 2 Dasar PM Takaichi Bentuk Intelijen Mirip CIA
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kabinet Jepang Minoru Kihara mengatakan Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi sedang fokus pada pembentukan badan intelijen nasional.
Kihara mengatakan, Takaichi menguatkan fungsi intelijen Jepang berkaca kepada situasi keamanan negaranya saat Perang Dunia (PD) II terdahulu.
"Untuk melindungi kepentingan nasional Jepang dan menjamin keselamatan warga negaranya dalam situasi keamanan tersulit sejak Perang Dunia 2," kata Kihara berdasarkan laporan surat kabar Yomiuri mengutip sumber, Jumat 24 Oktober, dikutip dari Tass.
Kihara menyebutkan, Takaichi telah memberikan wewenangnya kepada dirinya untuk menyusun pembentukan direktorat intelijen nasional Jepang mirip CIA.
"Perdana Menteri menginstruksikan saya, bersama para menteri terkait, untuk mempertimbangkan penguatan fungsi intelijen pemerintah," kata Kihara.
Media Yomiuri menjelaskan, fungsi intelijen Jepang saat ini dijalankan oleh sejumlah struktur di bawah kabinet menteri, seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, kepolisian, dan Kementerian Kehakiman.
Jika diperlukan, menurut Yomiuri, mereka memberikan informasi kepada Sekretariat Keamanan Nasional, yang memastikan kelancaran tugas Dewan Keamanan Nasional.
Baca juga:
- PM Jepang Takaichi Bakal Bentuk Badan Intelijen Mirip CIA
- Rusia Komitmen Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama di Kazakhstan
- Beda dengan Demul, Pramono Ucapkan Terima Kasih Purbaya Sentil Dana Mengendap di Daerah
- SpaceX Nonaktikan 2.500 Perangkat Starlink Terpasang di Pusat Bisnis Online Scam Myanmar