ChatGPT Akan Hilang dari WhatsApp, Pengguna Diminta Pindahkan Riwayat Obrolan

JAKARTA – Setelah WhatsApp memperbarui kebijakan API bisnisnya, OpenAI mengumumkan bahwa akun ChatGPT-nya juga akan hilang dari platform perpesanan tersebut mulai 15 Januari mendatang. 

Sejauh ini, ada lebih dari 50 juta pengguna yang telah menggunakan ChatGPT melalui WhatsApp. Mereka pun memanfaatkan akun tersebut untuk berbagai hal, mulai dari mengobrol, berkreasi, hingga belajar. 

Dengan hilangnya akun ChatGPT dari WhatsApp, pengguna harus menggunakan aplikasi atau situs web resmi yang disediakan OpenAI. Namun, sebelum akun ini hilang sepenuhnya, pengguna diarahkan untuk memindahkan riwayat obrolan mereka terlebih dahulu. 

OpenAI menyarankan pengguna untuk mengunduh aplikasi ChatGPT di perangkat iOS, Android, atau melalui web dan desktop, termasuk ChatGPT Atlas di MacOS. Platform asli ini menawarkan fitur tambahan seperti percakapan suara, riset mendalam, dan unggah berkas.

Jika sudah mengunduh, pengguna perlu menghubungkan akun ChatGPT mereka dengan WhatsApp sebelum batas waktu yang ditentukan. Proses penautan dapat dilakukan melalui profil kontak 1-800-ChatGPT di WhatsApp dengan mengklik URL yang tersedia.

Setelah akun berhasil ditautkan, nomor telepon pengguna akan dikaitkan dengan akun ChatGPT dan percakapan WhatsApp sebelumnya akan muncul dalam riwayat ChatGPT. Ini akan memastikan riwayat obrolan pengguna tetap tersimpan dan terjaga.

OpenAI mengingatkan bahwa riwayat obrolan WhatsApp tidak akan ditransfer secara otomatis setelah 15 Januari 2026 karena WhatsApp tidak mendukung ekspor obrolan. Agar pengguna tidak lupa, OpenAI akan mengirimkan pengingat selama proses transisi.