PSG Mengamuk! Bantai Leverkusen 7-2 di Liga Champions

JAKARTA - Juara bertahan Paris Saint-Germain tampil maksimal dengan membantai Bayer Leverkusen 7-2 di pertandingan fase penyisihan Liga Champions di Stadion BayArena, Leverkusen, Rabu, 22 Oktober 2025 dini hari WIB. Kemenangan besar ini menjadikan PSG bertahan di puncak klasemen dengan raihan poin sempurna.

PSG mengamuk. Setelah memetik hasil mengecewakan pada dua pertandingan Ligue 1 Perancis, PSG menghabisi Leverkusen yang bermain di kandang sendiri.

PSG memang datang ke Leverkusen dengan modal kurang bagus. Pada laga terakhir di kompetisi domestik, PSG bermain imbang 1-1 melawan Lille dan kemudian ditahan Strasbourg 2-2. Kegagalan meraih poin penuh menjadikan PSG kehilangan takhta klasemen yang direbut Marseille.

Namun PSG mampu melupakan kegagalan di liga dan langsung fokus menghadapi Leverkusen yang jelas bukan lawan enteng. Hanya, tim Bundesliga Jerman ini mulai labil setelah ditinggalkan pelatih Xabi Alonso. Leverkusen sudah berganti beberapa pelatih, termasuk Erik ten Hag yang tak lama kemudian dipecat digantikan Kasper Hjulmand.

Dalam kondisi yang kurang bagus, Leverkusen harus menghadapi PSG yang langsung tampil maksimal di kandang lawan.

Leverkusen dan PSG Kehilangan Seorang Pemain

Di pertandingan itu, kedua tim sama-sama kehilangan seorang pemain yang mendapat kartu merah. Namun PSG mampu mengatasi situasi bermain dengan 10 orang untuk menghabisi Leverkusen.

Kemenangan yang menjadikan PSG meraih poin sempurna setelah tiga pertandingan fase penyisihan. Keberhasilan ini menjadikan Les Parisiens bertahan di puncak klasemen dengan poin sembilan. Sama dengan Inter Milan dan Arsenal, tetapi PSG memiliki selisih gol terbaik.

Sementara, Leverkusen yang belum pernah menang masih tertahan di papan bawah. Mereka menduduki peringkat 27 dengan poin dua dari hasil dua kali imbang dan sekali kalah.

“Perasaan tim sangat positif karena kami bermain sangat baik. Kami menciptakan banyak peluang dan pantas menang,” kata pelatih Luis Enrique.

“Namun memang sedikit aneh karena kami bermain dengan 10 orang setelah ada yang mendapat kartu merah. Pertandingan memang menjadi berbeda saat kedua tim bermain 10 lawan 10. Ini menjadikan kami sempat kesulitan di pertandingan tandang ini,” ucapnya.

Di pertandingan itu, PSG yang mengandalkan Desire Doue yang ditopang Bradley Barcola dan Khvicha Kvaratskheli. Permainan ofensif yang diperagakan menjadikan mereka mampu mendominasi.

Terbukti, PSG sudah unggul saat laga baru berjalan tujuh menit. Hanya saja pemain belakang Willian Pacho yang membuka pesta gol PSG.

Sundulan Pacho yang sukses membobol gawang Leverkusen menjadikan PSG kian agresif melakukan tekanan. Leverkusen sesungguhnya berpeluang menyamakan skor saat mendapat hadiah penalti di menit 25. Namun eksekusi Alejandro Grimaldo gagal karena membentur tiang gawang.

Apes bagi Leverkusen. Setelah gagal penalti, juara Liga Jerman 2023 ini harus kehilangan kapten Robert Andrich saat tertinggal 1-0. Andrich mendapat kartu merah setelah kedapatan menyikut Doue di menit 32.

Namun saat PSG belum memaksimalkan keuntungan menghadapi lawan yang bermain dengan 10 orang, mereka juga kehilangan seorang pemain. Bek Illia Zabarnyi menjatuhkan Christian Kofane yang berujung dengan kartu merah.

Wasit juga kembali memberikan penalti. Kali ini, Aleix Garcia yang mengambil tendangan dari titik putih dan berhasil menuntaskannya untuk mengubah skor 1-1.

Kebobolan, PSG langsung bangkit. Mereka tetap bermain dengan tempo tinggi. Hasilnya, PSG langsung menghabisi tuan rumah dengan tiga gol berturut-turut. Doue sukses mencetak brace yang mematikan Leverkusen. 

Gol pertama Doue tercipta di menit 41 setelah menyambut umpan matang dari Kvaratskhelia. Selanjutnya, giliran Kvaratskhelia yang mengubah skor menjadi 3-1 hanya berselang tiga menit.

Saat laga memasuki injury time babak pertama, Doue kembali membobol gawang Leverkusen. Skor berubah 4-1 saat turun minum dan membuat Leverkusen menyerah.

Di babak kedua, PSG tetap bermain dengan tempo tinggi. Permainan ofensif mereka kembali memberi hasil. Pertandingan baru berjalan lima menit, gelandang Nuno Mendes sukses mencatatkan nama di papan skor.

Leverkusen masih mencoba memberi perlawanan. Mereka pun memperkecil ketinggalan menjadi 5-2 saat Garcia mencetak gol keduanya di menit 54.

Namun PSG sudah tidak terbendung. Pemain depan Ousmane Dembele yang kembali bermain setelah pulih dari cedera memantapkan keunggulan PSG. Peraih Ballon d’Or ini menaklukkan kiper Leverkusen Mark Flekken di menit 66.

Selanjutnya, Vitinha menutup pesta gol PSG menjelang laga usai. Skor akhir 7-2 untuk PSG yang menjadikan mereka mencetak rekor memetik enam kemenangan berturut-turut di kompetisi Eropa.