BYD Capai Tonggak Sejarah Baru di Thailand, Berhasil Kiriman 100.000 Mobil

JAKARTA - Pabrikan asal China yaitu BYD mencapai tonggak sejarah di Asia Tenggara lebih tepatnya di Thailand, dengan mencapai pengiriman mencapai 100.000 ribu unit.

Kendaraan ke 100.000 yang dikirimkan oleh perusahaan di Thailand adalah SUV hibrida Sealion 6 DM-i (kendaraan sport utility), salah satu dari empat model yang diproduksi di pabrik BYD di Thailand.

“Thailand telah menjadi pasar pertama BYD di wilayah Asia Pasifik yang melampaui 100.000 pengiriman kendaraan,” cuitan BYD di laman media sosial X, dikutip CNevpost, Minggu, 19 Oktober.

Tonggak baru datang sekitar tiga bulan setelah BYD mengirimkan kendaraan ke-90.000 di Thailand. Pada tanggal 8 Juli, BYD mengumumkan pengiriman kendaraan ke 90.000 di Thailand, ketika pabrik lokal menandai ulang tahun pertama operasinya.

Seperti diketahui, BYD secara resmi memasuki pasar Thailand pada tahun 2022, awalnya menjual kendaraan di negara Asia Tenggara melalui impor.

Lalu, pada tanggal 10 Maret 2023 BYD memulai pembangunan pabrik Thailand di Kawasan Industri WHA Rayong 36 yang mencakup hampir 960.000 meter persegi.

Pada 4 Juli 2024, fasilitas tersebut memulai produksi, meluncurkan kendaraan BYD buatan Thailand pertama dan juga menandai kendaraan global ke-8 juta BYD.

BYD di Indonesia

Pencapaian BYD di Thailand bisa saja diraih di Indonesia. Pasalnya, jenama asal China ini terus melakukan penetrasi pasar dengan tidak hanya menghadirkan jaringan dealer, tapi juga meluncurkan produk baru.

Pada ajang GIIAS 2025 lalu, BYD secara resmi meluncurkan mobil listrik termurah yaitu Atto 1 yang dibanderol Rp195 jutaan. Tak hanya itu saja, ada juga beberapa model lagi yang akan dihadirkan di Indonesia

Bahkan, data penjualan BYD juga tergolong baik. Merujuk dari data Gaikindo, BYD masih mendominasi pasar mobil listrik nasional dengan penjualan 20.077 unit unit pada Januari-September 2025.