Inggris Janjikan Paket Bantuan Senilai 20 Juta Pound untuk Gaza
JAKARTA - Inggris akan menyediakan paket bantuan senilai 20 juta pound (Rp442.640.200.000) untuk menyediakan layanan air, sanitasi dan kebersihan di Jalur Gaza, Palestina kata Perdana Menteri Keir Starmer Hari Minggu, saat tiba di Mesir untuk menghadiri pertemuan puncak para pemimpin dunia tentang upaya mengakhiri konflik.
Inggris mengatakan dana tersebut akan disalurkan melalui UNICEF, Program Pangan Dunia dan Dewan Pengungsi Norwegia, dirancang untuk menjangkau mereka yang menghadapi kelaparan, malnutrisi, dan penyakit, dikutip dari Reuters 13 Oktober.
Terpisah, dalam unggahan di X PM Starmer menuliskan, Ia tengah berada di Mesir untuk bergabung dengan para pemimpin internasional untuk menandai langkah pertama yang krusial menuju perdamaian di Timur Tengah.
"Inggris siap mendukung pembangunan kembali Gaza dan kami akan bekerja sama dengan para mitra untuk memastikan masa depan yang stabil bagi kawasan ini," cuitnya.
Inggris mengatakan juga akan menyelenggarakan pertemuan puncak tiga hari tentang rekonstruksi Gaza yang akan dihadiri oleh perwakilan pemerintah internasional, sektor swasta, dan perwakilan keuangan pembangunan, termasuk Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan dan Bank Dunia.
Baca juga:
- Presiden Trump Belum Yakin Soal Penerimaan Blair di Dewan Perdamaian Gaza
- Presiden Zelensky Klaim Pasukan Ukraina mengalami Kemajuan dalam Serangan Balasan di Zaporizhzhia
- Presiden Trump Mungkin Menyetujui Pengiriman Tomahawk ke Ukraina Jika Perang Belum Berakhir
- Presiden Zelensky Bahas Penguatan Pertahanan Udara Kyiv dengan Presiden Trump
Inggris mengatakan pada tahun fiskal ini telah memberikan 74 juta pound dalam bentuk dukungan kemanusiaan kepada Palestina, yang secara resmi diakui sebagai negara bulan lalu.
Diketahui, gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza untuk memasuki hari keempat pada Hari Minggu Senin, bagian dari tahap pertama perjanjian untuk mengakhiri perang setelah dua tahun.