Terjun dari Lantai 30 Apartemen Pademangan, Tubuh Lansia Terjepit Kap Mobil Toyota Avanza

Diduga Depresi Karena Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Lansia Terjun Bebas Dari Lantai 30 Apartemen di Pademangan

JAKARTA - Diduga alami depresi karena penyakitnya tak kunjung sembuh, seorang pria lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Korban diduga melompat dari balkon kamarnya yang berada di lantai 30 salah satu apartemen di Pademangan Barat, Jakarta Utara, Kamis, 2 Oktober 2025, petang.

"Jadi dia itu sudah sakit-sakitan sudah lama, sudah 3 bulan, sakit komplikasi. Habis dirawat itu, satu bulan dirawat di rumah sakit. Terus sudah pulang, baru berapa hari di rumah itu. Pas istrinya mau nebus obat, dia sudah lompat dari lantai 30," kata Ijah, salah satu warga di lokasi kepada wartawan.

Sementara itu, tubuh korban jatuh dari lantai 30 dan mendarat di atap mobil Toyota Avanza yang tengah terparkir di kawasan apartemen.

Kencangnya pendaratan tubuh korban mengakibatkan atap mobil tersebut ringsek. Mirisnya, tubuh korban turut terjebak di dalam mobil Toyota Avanza yang ringsek itu.

Korban alami sejumlah luka di tubuhnya akibat terkena benturan keras. Korban tewas ditempat.

"Dia lompat jatuhnya di mobil itu, avanza. Hancur itu kapnya ambles. Tangannya patah, mukanya hancur, iga dadanya renyek semua, kakinya juga. (jenazah) Di dalam mobil itu, ambles pas di setir-nya itu, kabin atasnya jebol," ucap Ijah.

Korban diketahui tinggal di unit apartemen berdua dengan istrinya. Dia tidak memiliki anak dari istrinya yang tinggal bersamanya saat ini.

"Sama yang sekarang tidak punya anak, jadi berdua doang. Istrinya sudah (usia) 50-an lebih, tidak ada anaknya. Tinggal berdua doang. Istrinya engga kerja, itu (korban) juga engga kerja," ujarnya.

Sementara unit apartemen itu terus dibayar korban secara sewa.

"Dia juga mikirin penyakitnya gak kunjung sembuh, stress kali jadinya," ucapnya.

Sementara aparat Kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan cek TKP dan mengidentifikasi jenazah korban. Selanjutnya sekeliling mobil yang menjadi tempat pendaratan tubuh tersebut langsung dipasangi garis polisi.

Warga apartemen juga terus berkerumun untuk menyaksikan peristiwa itu. Proses evakuasi baru dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB oleh tim INAFIS dari Polres Metro Jakarta Utara.

Ketika dievakuasi, darah terlihat mengucur deras dari area dahi lansia itu. Polisi langsung bergegas memasukan mayat ke kantong jenazah dan dibawa ke RSCM Jakarta Pusat menggunakan ambulan. Sementara kasusnya ditangani Polsek Pademangan.