Arteta Rotasi Pemain, Eze dan Trossard Bawa Arsenal Bertahan di Piala Liga Inggris

JAKARTA - Rotasi pemain ala manajer Mikel Areta dengan membangkucadangkan striker Viktor Gyokeres saat Arsenal menghajar tim divisi tiga Port Vale di babak ketiga Piala Liga Inggris atau Carabao Cup. Eberechi Eze dan Leandro Trossard yang membawa Arsenal tetap bertahan setelah menang 2-0 dalam laga di Stadion Vale Park, Kamis, 25 September 2025 dini hari WIB.

Skuad Arsenal memang tak komplet. Di sektor depan, Arteta tidak hanya kehilangan Noni Madueke yang sesungguhnya tengah on fire tetapi juga Kai Havertz yang baru saja operasi lutut. Sementara, Gabriel Jesus masih menjalani pemulihan dari cedera ACL yang butuh waktu lama untuk sembuh.

Arsenal sesungguhnya masih memiliki Gyokeres yang bisa menjadi centre forward di laga melawan Port Vale. Hanya, Arteta memilih membangkucadangkan Gyokeres dan memainkan Mikel Merino sebagai ‘false nine’.

Ya, Merino yang pemain tengah didorong menjadi striker bersama Gabriel Martinelli dan Bukayo Saka dengan skema bermain 4-3-3. Sementara, Eze yang biasa bermain di sayap justru ditarik untuk diposisikan lebih ke dalam bersama Christian Norgaard yang melakukan debut sebagai starter. Selain itu ada Ethan Nwaneri.

Arteta memang merombak nyaris total komposisi pemain saat bermain imbang 1-1 melawan Manchester City di kompetisi Premier League.

Ada sembilan pemain berbeda yang menjadi starter. Apalagi, Arsenal kemudian menghadapi lawan cukup berat Newcastle United di akhir pekan ini.

“Kami memang perlu memainkan mereka yang selama ini jarang bermain bersama. Lini tengah sangat berbeda dibandingkan sebelumnya. Begitu pula di lini depan ada perbedaan,” ucap Arteta seperti dikutip Independent.

Meski demikian, The Gunners tetap menguasai permainan. Pasalnya, mereka hanya menghadapi lawan dari divisi tiga yang tak menyulitkan Arsenal.

Berbeda dengan Manchester United yang kualitas pemain memang medioker tetapi bergaji tinggi sehingga kalah saat menghadapi tim dari divisi empat, Grimsby Town.

Arsenal Kerja Keras

Hanya, Arsenal tetap bekerja keras menghadapi Port Vale yang bermodalkan semangat saja dan dukungan suporter karena bermain di kandang sendiri.

Dengan permainan ofensif, Eze sudah membawa Arsenal unggul saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Ini merupakan gol pertama pemain yang dibeli dari Crystal Palace dengan harga 60 juta pounds ini.

Setelah unggul 1-0, Arsenal malah kesulitan menambah gol. Unggul dalam penguasaan bola tak secara otomatis mereka bisa dengan gampang berpesta gol. Apalagi, Port Vale lebih banyak bertahan dengan memakai formasi 5-4-1.

Arsenal baru bisa menambah gol saat laga segera berakhir. Gol Trossard yang masuk menggantikan Martinelli tercipta di menit 86. Skor berubah 2-0 untuk Arsenal dan bertahan hingga laga usai.

Keberhasilan Eze mencetak gol dan membawa Arsenal melaju ke babak empat Piala Liga Inggris menjadikan Arteta tak segan memuji dia. Pasalnya Eze tetap bisa menunjukkan ketajaman saat menghadapi lawan yang menempatkan lima bek.

“Dia bermain di tengah saat menghadapi tim yang bermain dengan skema 5-4-1. Tak mudah mendapatkan ruang dengan lawan yang super-compact defensive. Meski demikian, dia masih bisa mencetak gol. Tak hanya itu, dia juga mendapatkan tiga atau empat peluang,” kata Arteta.

“Dia masih butuh sedikit waktu untuk menyatu dan bisa saling memahami dengan pemain lain. Terutama dengan apa yang dia perlukan. Secara keseluruhan tim bermain bagus meski tetap butuh pembenahan,” ucapnya.

Keberhasilan Arsenal lolos ke babak empat menjadikan mereka bakal bertemu tim sesama Liga Premier, Brighton and Hove Albion.