Penelitian Ungkap Hubungan Bakteri di Mulut dengan Kanker Pankreas
JAKARTA - Kesehatan mulut yang tidak terjaga dengan baik dapat memicu berbagai penyakit, salah satunya kanker pankreas. Hal ini diperkuat melalui penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim NYU Langone Health dan Perlmutter Cancer Center.
Penelitian tersebut menemukan bahwa adanya kaitan antara lebih dari dua lusin jenis mikroba yang bersemayam di mulut dengan peningkatan risiko kanker pankreas. Kondisi ini termasuk salah satu penyakit mematikan di dunia.
“Temuan kami memberi wawasan baru tentang hubungan antara mikrobioma oral dan kanker pankreas,” kata penulis utama studi, Yixuan Meng, dikutip dari New York Post, pada Senin, 22 September 2025.
Bakteri tersebut menumpang pada air liur yang tertelan ke pankreas, organ yang memiliki peran penting dalam pencernaan dan mengatur gula darah. Pada penelitian itu, para peneliti melakukan analisis DNA dan jamur dalam air liur dari 122 ribu orang.
Pemantauan dilakukan selama kurang lebih sembilan tahun, untuk melihat apakah terjadi perkembangan kanker. Kemudian mereka membandingkan DNA 445 pasien kanker pankreas dengan 445 peserta studi bebas kanker yang dipilih secara acak, serta memperhitungkan faktor risiko kanker, seperti usia, ras, dan pemakaian rokok.
Baca juga:
- Kemendukbangga Ungkap Inisiasi Menyusui Dini Jadi Kunci Pencegahan Stunting di Indonesia
- Jokowi Tegaskan Stunting Jadi Muara Anak Indonesia Sulit Bersaing dalam Memori Hari Ini, 7 Juli 2022
- Kemendukbangga Fokus Tangani Stunting, Bentuk Tim Khusus dan Perkuat Kolaborasi
- Penuhi Nutrisi Sejak Dini, Kunci Kehamilan Sehat dan Cegah Stunting
Tim kemudian mengidentifikasi 24 spesies bakteri dan jamur yang bisa meningkatkan atau menurunkan risiko kanker pankreas. Sedangkan tiga jenis bakteri lainnya menyebabkan penyakit gusi.
Penyakit gusi dapat melepaskan penanda peradangan ke dalam aliran darah yang bisa memicu kanker pankreas. Terdapat juga kelompok 27 mikroba meningkatkan risiko berkembangnya kanker pankreas hingga tiga kali lipat.
Dengan demikian, maka kebersihan mulut dan gigi harus sangat dijaga. Dianjurkan untuk menyikat dan membersihkan gigi dengan baik, seperti salah satunya menggunakan benang gigi.
“Lebih jelas dari sebelumnya bahwa menyikat dan membersihkan gigi dengan benang gigi tidak hanya membantu mencegah penyakit periodontal, tetapi juga dapat melindungi dari kanker,” kata penulis studi senior, Dr Richard Hayes.