Dari Kaset Hingga 5 Miliar Stream, Yovie Widianto Ungkap Perjalanan Hits Lintas Dekade
JAKARTA - Musisi Yovie Widianto merayakan perjalanan kariernya yang luar biasa, membuktikan eksistensinya sebagai pencipta lagu hits yang mampu melintasi lima dekade dan berbagai perubahan format musik.
Dari era kaset pita hingga dominasi platform digital, karya-karyanya terus bergema. "Saya nggak pernah membayangkan dari tahun '80, '90, 2000, 2010, 2020, 2025 sekarang masih ada hits terus sampai hari ini di platform yang berbeda-beda," ungkap Yovie Widianto dalam acara Miliaran Cinta Yovie Widianto - Andi Rianto Berkonser, Minggu, 21 September.
Ia mengenang kembali berbagai era industri musik yang telah ia lalui. "Dulu saya masih ingat, buat lagu itu ada yang bawa kaset enggak? Kaset. Tahu kaset, sih?" tanyanya kepada penonton.
"Lalu ada zamannya era CD, ada ledakan CD. Lalu berikutnya di era digital dan sampai sekarang sudah berbagai macam platform itu," lanjut Yovie.
Di era digital saat ini, pencapaiannya pun tak kalah fenomenal. Yovie mengungkapkan bahwa lagu-lagunya telah diputar miliaran kali, sebuah angka yang tak pernah ia bayangkan saat pertama kali menulisnya di rumah.
"Dan saya enggak pernah menyangka juga di era digital ini lagunya katanya sudah diputar di 5 miliar streams di salah satu platform saja," tuturnya.
Yovie Widianto mengetahui kalau karya-karyanya tidak hanya dicintai di dalam negeri, tetapi juga mendapat pengakuan dari panggung internasional, termasuk dari para musisi ternama Korea Selatan.
Baca juga:
Fakta ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang maestro, sekaligus menjadi bukti bahwa musik Indonesia memiliki kualitas dunia.
Secara mengejutkan, Yovie mengaku sebagai penggemar K-Pop, namun ia menggunakan referensi tersebut untuk mengangkat potensi musisi tanah air.
"Saya bangga sekali ketika lagu-lagu saya itu dibawakan oleh Park Bo-gum, dinyanyikan oleh Super Junior," ungkapnya.
"Dibawakan oleh kemarin pianis terkenal dari Korea, Yiruma," sambung Yovie.
Baginya, pengakuan ini adalah cerminan bahwa talenta Indonesia tidak kalah hebat dan mampu bersaing secara global.
"Ini menunjukkan bahwa Indonesia juga punya bakat-bakat hebat dan saya yakin penerus saya bakal banyak yang lebih hebat lagi," kata Yovie optimis.
Ia pun menutup pidatonya dengan sebuah harapan besar dan seruan untuk terus mendukung industri musik lokal.
"Semoga musik Indonesia begitu dicintai dan terus bisa menjadi tuan rumah. Maju terus musik Indonesia," pungkasnya.