Mengenal Phenol Peel, Prosedur Kecantikan untuk Menghaluskan Kerutan dan Bekas Jerawat Parah
JAKARTA - Dalam mengatasi kerutan dalam dan bekas jerawat yang parah di wajah tak cukup hanya dengan pemakaian skincare. Untuk mengatasinya dibutuhkan prosedur kecantikan, salah satu yang dianjurkan adalah phenol peel.
Phenol peel merupakan prosedur pengelupasan kimia terdalam dan paling intensif, yang menggunakan asam kuat (fenol). Ini berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan jaringan yang rusak hingga ke lapisan dermis kulit.
“Phenol peel atau pengelupasan fenol adalah pengelupasan kimia dalam yang bekerja pada epidermis luar kulit dan bagian superfisial dari dermis,” kata dokter kulit bersertifikan, Patricia Oyetakin, dikutip dari Women’s Health, pada Kamis, 18 September 2025.
Phenol peel ini termasuk prosedur kecantikan yang rumit, yang hanya dilakukan oleh dermatologis atau dokter beda plastik. Prosedur ini dapat memberikan perbaikan yang signifkan pada kulit, tetapi juga memiliki efek samping yang mungkin saja terjadi.
“Phenol peel dianggap sebagai perawatan yang sangat agresif, dan mereka dapat memberikan perbaikan yang signifikan pada kulit, tetapi itu juga yang membuat perawatannya berisiko,” jelas dokter kulit, Zeichner MD.
Baca juga:
Prosedur kecantikan phenol peel ini dapat meremajakan kulit secara drastis, menghaluskan kerutan yang dalam, memperbaiki bekas jerawat yang parah, dan mengatasi kerusakan akibat sinar matahari yang parah. Hasil yang diberikan ini juga dapat bertahan dalam waktu yang lama.
“Hasilnya bisa permanen karena membantu mengatasi kerusakan kulit sebelumnya,” tambah Zeichner.
Meski demikian, phenol peel juga bisa menimbulkan efek samping yang patut diwaspadai. Oleh karena itu, dalam melakukan phenol peel harus dengan ahli dan melakukan serangkaian pemeriksaan ketat sebelumnya.
“Secara umum semua prosedur kulit kimia memiliki potensi risiko, perubahan pigmen, infeksi, milia. Phenol peel juga memiliki risiko efek jantung karena molekulnya beracun bagi otot jantung jika diserap ke dalam aliran darah,” lanjut dokter kulit, Patricia Oyetakin, MD.
Dengan demikian, perawatan phenol peel juga dilakukan pada kondisi wajah yang memang sangat membutuhkannya. Perawatan ini biasanya dilakukan untuk kondisi wajah bekas luka dan kerutan yang mendalam, hingga bekas jerawat parah yang sangat mengganggu tekstur kulit.
“Mereka yang harus mempertimbangkan pengelupasan phenol peel adalah mereka yang memiliki garis dan kerutan yang dalam, bekas luka jerawat sedang hingga berat, atau kerusakan foto,” pungkasnya.