Terima Pinjaman dari Jerman, Kemenhub Mau Bangun Kereta Perkotaan Surabaya-Sidoarjo

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membangun proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Proyek Kereta Api Perkotaan ini akan menghubungkan Surabaya dan Sidoarjo dengan panjang jalur lintasan sekitar 20 kilometer (Km).

Direktur Lalulintas dan Angkutan, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Arif Anwar menjelaskan proyek ini akan memanfaatkan jalur kereta api yang sudah ada alias eksisting.

Selain itu, kata Arif, juga akan dilakukan penambahan jalur ganda atau double track, dari stasiun Surabaya Gubeng, sampai dengan Stasiun Sidoarjo. 

“Kita sudah mendapatkan loan (pinjaman) dari Jerman, SRRL ini akan kita bangun di jalur eksisting. Pekerjaannya itu double track, untuk fase I ini dari Stasiun Gubeng, sampai dengan Stasiun Sidoarjo,” ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, ditulis Selasa, 16 September.

Proyek pembangunan ini akan dijalankan dengan dana pinjaman dari Bank Pembangunan Jerman (KfW) sebesar 230 juta euro atau setara Rp4,42 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan tahap 1.

Adapun proyek SRRL Tahap 1 mencakup pembangunan jalur ganda (double tracking) dan elektrifikasi bagi koridor sepanjang 20 km antara Gubeng dan Sidoarjo. Proyek ini diharapkan dapat melayani lebih dari 200.000 penumpang setiap harinya ketika sudah beroperasi.

Tidak hanya mengurangi kemacetan lalu lintas, Arif bilang proyek ini diperkirakan akan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 150.000 ton per tahun pada tahun 2045.

“Nanti di antaranya juga termasuk membangun Dipo Sidotomo,” kata Arif.