Menlu Sugiono Apresiasi Kesetiaan dan Pengabdian Istri Mendiang Zetro
JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengapresiasi kesetiaan dan pengabdian Priscila, istri mendiang diplomat Indonesia Zetro Leonardo Purba yang tewas ditembak di Lima, Peru pekan lalu.
Berbicara saat menyampaikan penghormatan terakhir kepada jenazah Zetro di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Menlu Sugiono mengatakan mendiang Zetro merupakan sosok yang sangat mengutamakan keluarga.
"Beliau seorang family man yang sangat, yang sangat peduli dan menomorsatukan keluarganya," kata Menlu Sugiono, Kamis 11 September.
"Mendiang Zetro merupakan seorang yang selalu penuh ide, membawa kehangatan, keceriaan dan kebahagiaan," tambahnya.
Lebih jauh Menlu Sugiono juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan tinggi kepada istri mendiang Zetro, Priscila, mengatakan kesetiaannya mendampingi almarhum dalam mengabdi kepada negara, juga menjadi pengabdian dirinya.
Menyebut Zetro telah memberikan pengabdian terbaik kepada negara, Menlu RI memuji kesediaan Priscila mendampingi mendiang selama 16 tahun berkarir di Kementerian Luar Negeri.
"Pengabdian beliau kepada negara pada gilirannya juga merupakan pengabdian ibu kepada negara," ucap Menlu RI.
"Komitmen kami untuk bisa mengurus dan menyekolahkan anak-anak ibu dan almarhum akan kami laksanakan," tandas Menlu RI.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi tewasnya Kanselerai KBRI Lima Zetro Leonardo Purba. Almarhum menjadi korban penembakan pihak tidak dikenal saat mengendarai sepeda di kawasan Av. César Vallejo, Lince, Lima pada Senin 1 September. Almarhum sempat dilarikan ke Clínica Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong.
Mendiang Zetro meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Jenazahnya tiba di Tanah Air pada Hari Selasa 9 September. Jenazah Zetro akan dimakamkan di TPU Sari Mulya, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan siang ini.
Baca juga:
Penghormatan terakhir mendiang Zetro hari ini dihadiri oleh Menlu Sugiono, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Duta Besar Peru untuk Indonesia Luis Tsuboyama, Duta Besar Indonesia untuk Peru Ricky Suhendar, keluarga besar almarhum Zetro, Asosiasi Profesi Penata Kanselerai, serta keluarga besar dan rekan-rekan Zetro di Kementerian Luar Negeri.