Pengguna LRT Jabodebek Bisa Beli Tiket dengan QRIS Tap Mulai Oktober 2025
JAKARTA - Pengguna LRT Jabodebek akan memiliki opsi pilihan pembayaran yang lebih banyak dalam membeli tiket transportasi tersebut. Ada pilihan pembayaran baru yaitu dengan QRIS Tap mulai Oktober 2025.
Saat ini metode pembayaran di LRT Jabodebek yang tersedia yakni menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) Commuter Line, Kartu Uang Elektronik perbankan, Access by KAI, dan LinkAja.
Sekadar informasi, pembayaran dengan metode QRIS Tap ini akan mempermudah pengguna LRT Jabodebek. Sebab, pengguna hanya perlu memindai QR Code menggunakan ponsel yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC).
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi bilang untuk pembayaran tiket LRT Jabodebek dengan menggunakan QRIS Tap akan diimplementasikan mulai Oktober 2025.
“QRIS Tap itu karena ini program nasional ya, jadi kita kemungkinan akan launching itu di awal Oktober,” ujar Purnomosidi dalam acara Dua Tahun Operasi LRT Jabodebek, Jakarta, ditulis Jumat, 29 Agustus.
Saat ini, sambung Purnomosidi, pihaknya memang sedang menjalin kerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan Bank Indonesia (BI) untuk menerapkan sistem pembayaran di LRT Jabodebek.
“Kita sekarang sedang membangun sistemnya dengan teman-teman BI, Mandiri, dari developer ticketing kita,” katanya.
Selain dengan QRIS Tap, Purnomosidi bilang ke depan juga pembayaran atau pembelian tiket juga bisa menggunakan Kartu Kredit Visa. Hal ini sejalan dengan adanya kesepakatan pembelian hak atas penamaan atau naming rights Stasiun LRT Jabodebek Kuningan oleh Visa.
Baca juga:
“Jadi include di dalamnya adalah penggunaan kartu kredit atau IMV. Kemudian naming rights juga di Stasiun Kuningan,” tuturnya.
Menurut Purnomosidi, realisasi rencana perubahan nama Stasiun LRT Jabodebek Kuningan dan juga pembayaran dengan Kartu Kredit Visa akan diimplementasikan paling cepat pada Oktober 2025.
“Estimasi kita sih paling kalau melihat timeline yang kita susun bersama dengan mereka itu kira-kira di bulan Oktober atau November (implementasinya),” kata Purnomosidi.