Erick Thohir Pastikan Kementerian BUMN Dukung Program Listrik Desa dan Koperasi Merah Putih

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan kementeriannya siap mendukung Program Listrik Desa dan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto.

Erick bilang, program Listrik Desa dan Koperasi Desa Merah Puti bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.

“Kementerian BUMN siap menjalankan penugasan ini dengan penuh komitmen. Program Listrik Desa merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk melayani masyarakat kecil, terutama yang tinggal di daerah terpencil dan pelosok. Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bentuk keberpihakan terhadap keadilan sosial,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Kamis, 28 Agustus.

Percepatan Program Listrik Desa direncanakan akan meliputi 10.068 lokasi di Tanah Air.

Erick menyampaikan Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Dia juga bilang Kementerian BUMN akan memastikan koperasi desa memiliki daya dukung yang kuat untuk memangkas rantai pasok, meningkatkan efisiensi distribusi, dan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

“Koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian dan gotong royong. Dengan penguatan dari BUMN, koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Erick.

Erick bilang, Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan BUMN terkait, untuk memastikan implementasi program-program pemerintahan Presiden Prabowo ini berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan riil rakyat,” katanya.

Sekadar informasi, pada 25 Agustus lalu, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas soal perekonomian nasional bersama degan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka.

Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis yang mencakup ketahanan pangan, pengelolaan energi berbasis sampah, elektrifikasi desa, serta penguatan koperasi desa sebagai pilar ekonomi lokal.