Trump Yakin Putin Sepakat Akhiri Perang Ukraina: Jika Gagal Saya akan Pulang
JAKARTA - Presiden AS Donald Trump yakin Presiden Rusia Vladimir Putin akan sepakat mengakhiri perang di Ukraina.
"Saya yakin sekarang dia akan mencapai kesepakatan. Dia akan mencapai kesepakatan. Saya rasa dia akan mencapainya dan kita akan segera mengetahuinya," kata Trump saat tampil di acara "The Brian Kilmeade Show" di Fox Radio, Kamis, 14 Agustus pagi waktu setempat.
Trump tetap menaruh ekspektasi tinggi terhadap pertemuan tersebut setelah para pejabat Gedung Putih awal pekan ini meremehkan sesi tatap muka tersebut sebagai "latihan mendengarkan."
Trump juga mengisyaratkan tujuannya adalah untuk mencapai pertemuan trilateral dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dengan menyebutkan "tiga lokasi berbeda" sedang dipertimbangkan, termasuk kemungkinan tetap di Alaska.
Namun, Trump memberikan peringatan penting: "Jika pertemuannya buruk, saya tidak akan menelepon siapa pun, saya akan pulang. Tetapi jika pertemuannya baik, saya akan menelepon Presiden Zelenskyy dan para pemimpin Eropa,” sambungnya.
Ketika ditanya apakah Trump akan menawarkan insentif ekonomi kepada Rusia selama pertemuan tersebut, Trump menolak bicara.
"Yah, saya lebih suka tidak mengatakannya karena saya tidak ingin menunjukkan kemampuan saya di depan umum, tetapi apa pun kemampuan saya, insentif ekonomi — dan mungkin disinsentif — lebih penting, dalam arti tertentu, tetapi insentif secara ekonomi, Anda tahu," katanya.
Baca juga:
- Wali Kota Oposisi Turki Gabung Partai Erdogan di Tengah Penahanan Belasan Wali Kota
- Putin Puji Trump: AS Bersungguh-sungguh dan Tulus Akhiri Perang di Ukraina
- Miras Campur Metanol Bikin 13 Orang Tewas, 21 Lainnya Buta di Kuwait
- Bertemu Trump, Putin Bakal Bahas Kesepakatan Senjata Nuklir Selain Perang Ukraina
Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Amerika Serikat sedang mengambil tindakan untuk menghentikan perang di Ukraina.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi Rusia menjelang pertemuan puncak di Alaska bersama Presiden Donald Trump,
Sebelum berangkat ke Alaska, Putin memimpin pertemuan yang dihadiri oleh anggota tim negosiasi yang akan bergabung dengannya di pertemuan puncak tersebut, termasuk Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, untuk memberikan pengarahan tentang bagaimana proses negosiasi krisis Ukraina berjalan.
"Pemerintahan Amerika saat ini sedang melakukan, menurut pendapat saya, upaya yang cukup energik dan tulus untuk menghentikan permusuhan, menghentikan krisis, dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam konflik ini," kata Putin dilansir CNN, Kamis, 14 Agustus.
Putin juga mengatakan perdamaian akan diperkuat antara Rusia dan AS — serta dunia yang lebih luas — jika kedua negara mencapai kesepakatan di bidang pengendalian senjata ofensif strategis.