Rakor Bareng Sejumlah Menteri, Menko AHY Ungkap Permintaan dari Prabowo
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama sejumlah menteri dan wakil menteri (Wamen) untuk mengevaluasi capaian isu strategis bidang infrastruktur dan pembangunan wilayah di kantor Kementerian IPK, Jakarta, Rabu, 13 Agustus.
Adapun mereka ialah Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi; Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman; Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy; Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan; Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah; Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara; serta Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida.
"10 bulan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tentu berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mencapai sejumlah progres. Bagi kami setiap progres adalah penyemangat, walaupun di sana sini ada tantangan dan permasalahan yang sama-sama kami berusaha untuk mencari solusinya," ujar AHY.
Dia menekankan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, khususnya bagi masyarakat tidak mampu.
Dalam rakor tersebut, AHY memaparkan sejumlah agenda strategis, mulai dari pemerataan pembangunan dan tata ruang, revitalisasi kawasan transmigrasi hingga percepatan kebijakan konektivitas.
Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menyoroti penertiban kendaraan over dimension over load (ODOL) yang dinilai perlu untuk mencegah kecelakaan dan kerusakan jalan.
Selain itu, kata AHY, pihaknya mendapat tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal keberlanjutan proyek kereta cepat hingga Surabaya.
"Ini game changer untuk mempercepat mobilitas manusia, barang dan jasa," jelas AHY.
Baca juga:
Lebih lanjut, AHY juga menyampaikan isu terkait investigasi kecelakaan transportasi, percepatan pembangunan Pulau Enggano dan pengaktifan kembali bandara internasional untuk mendukung pariwisata.
"Yang jelas semangatnya mengaktifkan bandara internasional dan diharapkan meningkatkan arus pariwisata lebih baik," pungkasnya.