Merasa Dibuang Enrique, Gianluigi Donnarumma Umumkan Hengkang dari PSG: Saya Kecewa!

JAKARTA - Gianluigi Donnarumma telah mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan Paris Saint-Germain setelah dicoret dari skuad untuk Piala Super UEFA melawan Tottenham Hotspur pada Kamis, 14 Agustus 2025, dini hari WIB.

"Kepada para suporter yang spesial, sejak hari pertama saya tiba, saya memberikan segalanya--di dalam dan luar lapangan--untuk mendapatkan tempat saya dan mempertahankan gawang Paris Saint-Germain."

"Sayangnya, seseorang telah memutuskan bahwa saya tidak bisa lagi menjadi bagian dari grup dan berkontribusi pada kesuksesan tim. Saya kecewa dan patah hati," tulis pemain asal Italia itu di Instagram.

Sebelumnya, pelatih PSG Luis Enrique mengatakan bahwa ia 100 persen bertanggung jawab atas keputusan sulit untuk mencoret Donnarumma dari skuad.

"Donnarumma adalah salah satu kiper terbaik di dunia, tidak diragukan lagi, dan bahkan lebih baik lagi sebagai pribadi."

"Namun, begitulah kehidupan pesepak bola papan atas. Saya 100 persen bertanggung jawab atas keputusan sulit ini."

"Jika mudah, siapa pun akan melakukannya. Keputusan-keputusan ini berkaitan dengan profil penjaga gawang yang dibutuhkan tim saya," ujar Luis Enrique kepada Sky Sports Italia.

PSG merekrut penjaga gawang Lucas Chevalier dari Lille pada akhir pekan lalu dalam transfer yang bernilai 40 juta euro ditambah bonus potensial sebesar 15 juta euro. Chevalier direkrut untuk langsung menjadi kiper utama.

PSG tidak ingin mempertahankan Donnarumma dan memiliki dua penjaga gawang terbaik dalam skuad musim ini.

Klub mengharapkan tawaran dari Chelsea, Manchester United, atau Inter Milan yang semuanya telah menghubungi agen Donnarumma, Enzo Raiola.

Sejatinya Donnarumma ingin memperpanjang kontraknya di ibu kota Perancis dengan hanya tersisa satu tahun di kontraknya, tetapi kedua belah pihak tidak pernah mencapai kesepakatan.

Kiper 26 tahun itu, yang sudah menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuad dengan 850.000 euro per bulan, menginginkan kenaikan gaji dan menolak menerima struktur gaji baru yang diberlakukan oleh Direktur olahraga PSG, Luis Campos, dalam dua tahun terakhir.

Struktur gaji yang dimaksud ialah basis gaji yang lebih rendah dengan insentif besar untuk performa individu dan kolektif.

Donnarumma adalah pemain penting bagi PSG musim lalu, dengan penyelamatan-penyelamatan kunci dalam pertandingan-pertandingan besar melawan Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal selama perjalanan memenangi gelar Liga Champions pertama Les Parisiens.

Namun, Luis Enrique menginginkan kiper dengan distribusi yang lebih baik dan lebih nyaman menguasai bola, seperti halnya Chevalier.

"Saya berharap memiliki kesempatan untuk menatap mata para suporter di Parc des Princes sekali lagi dan mengucapkan selamat tinggal sebagaimana mestinya," tulis Donnarumma.

"Jika itu tidak terjadi, saya ingin kalian tahu bahwa dukungan dan kasih sayang kalian sangat berarti bagi saya."

"Saya tidak akan pernah melupakannya. Saya akan selalu membawa kenangan akan semua emosi, malam-malam ajaib, dan kalian, yang membuat saya merasa seperti di rumah sendiri."

"Kepada rekan-rekan satu tim--keluarga keduaku--terima kasih atas setiap perjuangan, setiap tawa, setiap momen yang kita lalui bersama. Kalian akan selalu menjadi saudaraku."

"Bermain untuk klub ini dan tinggal di kota ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa. Terima kasih, Paris," ujarnya lagi.