Oleksandr Usyk Masih Bungkam Soal Laga Wajib Lawan Joseph Parker

JAKARTA – Juara dunia kelas berat tidak terbantahkan dua kali Oleksandr Usyk masih belum melakukan negosiasi terkait pertarungan wajib WBO melawan Joseph Parker.

Hal itu dikonfirmasi oleh promotor Parker, David Higgins. Dia mengatakan bahwa sejauh ini belum ada pembicaraan sama sekali terkait laga wajib yang harus dijalani oleh jagoan asal Ukraina tersebut.

"Saya terakhir berbicara dengan Frank Warren [yang mempromosikan Parker di Inggris], belum ada kesepakatan. Itulah yang saya dengar beberapa hari yang lalu," ujar Higgins, dinukil Sky Sports.

Usyk menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Daniel Dubois bulan lalu di Stadion Wembley, London, Inggris. Ia menang KO di ronde kali dalam duel itu.

Setelah memenangi pertarungan tersebut, petinju berusia 38 tahun itu langsung mendapat perintah WBO untuk menyetujui kesepakatan dengan Parker dalam waktu 30 hari sejak 24 Juli.

Meski demikian, Usyk bisa saja memilih untuk melewatkan duel wajib tersebut dan memilih nama lainnya di pertarungan berikutnya. Jika demikian, maka dia harus mengosongkan sabuk WBO.

"Ini tinju, apa pun bisa terjadi. Anda tidak bisa menutup kemungkinan apa pun, tetapi saya rasa Usyk pasti sudah terlibat dalam diskusi atau negosiasi jika ingin mempertahankan gelar," kata Higgins.

Parker yang statusnya sebagai pemegang gelar sementara WBO, otomatis akan dinobatkan sebagai juara jika Usyk memutuskan untuk tidak menjalani pertandingan wajib mereka.

Namun, Higgins sendiri sangat berharap agar Usyk memberi Parker kesempatan untuk menjalani pertarungan gelar dunia yang tak terbantahkan.

"Joseph lebih suka melawan Usyk dan kalah daripada diberi sabuk juara, tetapi kita harus menerima apa pun yang terjadi dalam olahraga ini

"Saya kira kami akan mengajukan banding kepada Oleksandr Usyk karena ia adalah petarung yang layak mendapatkan penghargaan, yang juga membangun kariernya dengan cara yang sulit, memenangi medali emas Olimpiade, menapaki divisi cruiserweight, dan mengalahkan semua petarung kelas berat," ujar Higgins.