Sajian Tari yang Mengungkapkan Peristiwa atau Cerita: Pengertian, Karakteristik, dan Contohnya
YOGYAKARTA – Sajian tari yang mengungkapkan peristiwa atau cerita sering kali dipentaskan dalam sebuah pertunjukan seni. Bagian dari tari tradisional ini umumnya menggambarkan kejadian historis, legenda kisah rakyat atau bahkan cerita yang dikarang sendiri.
Melalui gerakan, ekspresi wajah, kostum, serta alur pertunjukan, penonton bisa memahami sebuah narasi yang disampaikan oleh penari.
Lantas, disebut apa sajian tari yang mengungkapkan peristiwa atau cerita? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan di bawah ini.
Sajian Tari yang Mengungkapkan Peristiwa atau Cerita
Menyadur buku All New Target Nilai 100 Ulangan Harian SMP Kelas VIII (2018), oleh Tim Guru Eduka, sajian tari yang mengungkapkan peristiwa atau cerita disebut dengan dramatari.
Menurut Sumandiyo Hadi dalam buku Revitalitas Tari Tradisional, dramatari yang juga dikenal sebagai sendratari, merupakan bentuk garapan tarian dengan tema literal atau bercerita (dance-drama).
Sajian tari yang mengungkapkan peristiwa atau cerita dapat dipentaskan dengan dialog dan tanpa dialog.
Jika tanpa dialog, dramatari akan menggunakan tanda-tanda gerakn ekspresi muka sebagai alat untuk berkomunikasi.
Contoh pertunjukan sendratari atau dramatari yang disukai masyarakat, yakni Ramayana, Mahabarata, Panji, atau juga babad.
Baca juga:
Karakteristik Sajian Tari yang Mengungkapkan Peristiwa atau Cerita
Menukil laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sajian tari yang mengungkapkan peristiwa atau cerita memiliki memiliki karakteristik seperti berikut:
- Memiliki plot atau alur cerita.
- Memiliki tema.
- Dilakukan secara berkelompok.
- Terdapat gerak tanpa suara atau berupa pantomime.
- Terdapat gerak dengan disertai vokal.
- Terdapat vokal dengan musik, dan lain sebagainya.
- Terdapat gerakan atau tarian.
- Menggunakan riasan dan busana karakter.
- Menggunakan mimik wajah atau ekspresi.
- Menggunakan properti.
Sekedar informasi tambahan, salah satu karakteristik utama drama tari adalah memiliki banyak penokohan. Masing-masing penari akan mendapatkan peran seperti tokoh utama, tokoh pendamping, maupun tokoh figuran.
Contoh Sajian Tari yang Mengungkapkan Peristiwa atau Cerita
Berdasarkan karakteristik dramatari di atas, ada banyak sekali contoh sajian tari yang mengungkapkan peristiwa atau cerita. Beberapa di antaranya yakni:
- Wayang Orang
Wayang orang merupakan seni pertunjukan Jawa yang menggabungkan unsur tari, drama, dan musik. Dalam pementasannya, kesenian wayang orang seringkali menampilkan kisah-kisah Ramayana dan Mahabarata.
Para penari akan mengenakan topeng dan kostum yang rumit untuk menggambarkan berbagai karakter, dan gerakan mereka bercirikan keanggunan dan ketepatan.
- Makyong
Makyong merupakan seni tetater tradisional Melayu yang menggabungkan tari, musik, dan drama untuk menceritakan cerita rakyat. Makyong biasanya menampilkan kisah-kisah istana dengan pesan moral.
- Rindai
Rindai termasuk salah satu kesenian dari Minangkabau. Di dalamnya terdapat unsur sastra, musik, teater, gerakan, hingga bela diri.
Pada pertunjukan Rindai, cerita yang diangkat adalah cerita rakyat yang ada di Minangkabau.
Demikian informasi tentang sajian tari yang mengungkap peristiwa atau cerita. Semoga ulasan di atas bisa menambah wawasan pembaca. Untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya, baca terus VOI.ID.