Mantap! Tambak Udang Raksasa Kebumen Panen 327 Ton Udang Vaname hingga Juli 2025
JAKARTA - Tambak budidaya udang berbasis kawasan (BUBK) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Kebumen, Jawa Tengah, mencatatkan total produksi udang vaname sebanyak 327 ton sampai dengan Juli 2025.
Angka ini menunjukkan kinerja positif sejak diresmikan pada Maret 2023 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebagai informasi, BUBK Kebumen merupakan tambak udang modern terbesar di Indonesia dengan luasan lahan potensial mencapai 100 hektare.
Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP TB Haeru Rahayu mengatakan, peningkatan panen udang vaname berkat penerapan Cara Budi Daya Ikan yang Baik (CBIB) sesuai standar.
"Hasilnya bisa kami lihat sendiri, produktivitasnya terus meningkat dari waktu ke waktu. Ke depan, kami harapkan dapat terus mencapai target," ujar Tebe seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 24 Juli.
Tebe menilai, udang yang dihasilkan BUBK Kebumen aman dikonsumsi dan bebas residu antibiotik, karena seluruh proses budi daya menerapkan prinsip CBIB.
"Ini menjadi bukti bahwa kegiatan budi daya perikanan bisa dilakukan secara sehat dan bertanggung jawab," katanya.
Dia pun mengajak para pelaku usaha meniru pendekatan budi daya yang diterapkan di BUBK Kebumen. Dengan menerapkan CBIB, kata Tebe, hasil udang akan lebih diterima pasar karena terjamin mutunya.
"Modeling BUBK Kebumen ini membuktikan budi daya ramah lingkungan dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip ekonomi biru bukan hal mustahil," terang dia.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menuturkan, operasional BUBK Kebumen menyerap banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan perekonomian daerah.
Baca juga:
"Sebagian besar tenaga kerja di kawasan BUBK Kebumen merupakan masyarakat lokal. Ini juga menjadi tempat belajar bagi para pembudidaya yang ingin menerapkan budi daya udang berkelanjutan dan ramah lingkungan," tuturnya.
Adapun selama periode Januari hingga Juli 2025, BUBK Kebumen telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembayaran retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Perikanan Budi Daya sebesar Rp402,4 juta.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, pembangunan modeling BUBK Kebumen merupakan turunan dari program ekonomi biru yang diinisiasi KKP. Program ini sebagai percontohan budi daya udang produktif, modern dan ramah lingkungan.