Segera Hentikan, Kesalahan Ini Bikin Pori-pori Wajah Semakin Besar

JAKARTA - Pori-pori pada kulit berfungsi untuk jalur keluarnya keringat dan sebum (minyak alami) untuk menjaga suhu tubuh serta kelembapan kulit. Pori-pori mengandung kelenjar sebasea yang menghasilkan minyak dan paling banyak berada di wajah, punggung, dada, hingga selangkangan.

Ukuran pori-pori setiap orang berbeda-beda, tetapi pori-pori yang besar bisa saja mengganggu penampilan dan memicu kekhawatiran akan masalah kulit. Namun, ukuran pori-pori yang membesar sebenarnya dapat dicegah jika Anda berhenti melakukan kesalahan-kesalahan berikut ini.

1. Eksfoliasi berlebihan

Dikutip dari Healthshots, pada Jumat, 18 Juli 2025, eksfoliasi membantu menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan minyak berlebih yang tersumbat di pori-pori. Dengan eksfoliasi dapat membantu membuat pori-pori tampak lebih kecil.

Namun, eksfoliasi cukup dilakukan hanya 1 sampai 2 kali dalam seminggu. Jika dilakukan berlebihan, maka dampaknya justru sebaliknya, di mana kulit semakin kering dan pori-pori tampak lebih besar.

2. Membiarkan kulit kering

Kelembapan kulit harus sangat dijaga. Kulit yang dibiarkan kering dapat memicu kerutan dan tampak kusam. Tak hanya itu, kulit kering juga dapat membuat pori-pori tampak lebih besar.

3. Memencet jerawat atau komedo

Keinginan untuk memencet jerawat di wajah sering kali muncul. Namun, sebaiknya hal ini dihentikan karena jika tidak hati-hati, memencet jerawat dapat memicu infeksi.

Hal tersebut dapat membuat pori-pori semakin membesar. Tindakan itu juga dapat memicu penyebaran iritasi dan saat kering akan menimbulkan bekas luka yang lama hilang.

4. Sering menggunakan kertas minyak

Minyak yang berlebih memang akan membuat pori-pori tampak lebih besar. Dengan alasan tersebut, kertas minyak sering dianggap dapat menyelamatkan kondisi kulit.

Namun, penggunaan kertas minyak terlalu sering ternyata membawa efek negatif buat kulit, dibandingkan efek positif. Ketika minyak terus dihilangkan dengan kertas minyak, maka kulit akan memproduksi lebih banyak minyak dan pori-pori rentan tersumbat hingga membesar.