32 Ruas Jalan Ditutup Imbas Jakarta International Marathon, Pramono: Hari Minggu, Saya Yakin Tak Ganggu Lalu Lintas  

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yakin penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2025 tak akan mengganggu pengguna jalan meskipun terdapat 32 ruas jalan di Jakarta ditutup imbas penyelenggaraan tersebut.

Sebab, kegiatan maraton tahunan yang diikuti puluhan ribu peserta itu digelar pada akhir pekan.

"Kami meyakini tidak akan mengganggu lalu-lintas secara keseluruhan pada hari itu di Jakarta, karena hari Minggu, ya," tutur Pramono usai meninjau Race Expo Jakarta International Marathon Kartini, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Juni.

Pramono berujar, Jakarta International Marathon bukan kalo pertama diselenggarakan di Ibu Kota. Sehingga, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas pada ruas jalan yang terdampak penutupan.

"Memang saya meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk melakukan simulasi dan simulasi sudah dilakukan beberapa kali," tutur Pramono.

"Setiap momen besar pasti besar kecilnya ada pengaruh. Tetapi kami ingin pelaksanaan ini betul-betul bisa dilakukan dengan baik dan memberikan impresi yang baik bagi seluruh peserta Jakarta International Marathon. Ini bagi kami yang penting," tambahnya.

Melanjutkan, Race Director Jakarta International Marathon 2025 Satrio Guardian menyebut pihaknya juga telah mengantisipasi penyesuaian lalu lintas untuk pengguna jalan saat maraton berlangsung, mulai dari pemasangan barikade hingga penyediaan informasi lewat Google Maps.

"Kita juga ada 7.000 petugas yang berjaga mulai dari start sampai dengan finish. Terkait pengalihan lalin, enggak usah pusing, tinggal buka Google Maps. Kita sudah bekerja sama dengan Google Maps. Jadi, akan diarahkan melalui rute-rute yang tidak terdampak," ungkap Satrio.

 

Sebagai informasi, sebanyak 32 ruas jalan di Jakarta ditutup saat penyelenggaraan JAKIM 2025. Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 03.30 hingga 11.30 WIB, di antaranya:

1. Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur

2. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Thamrin sisi Timur

3. Simpang Jalan Kebon Sirih-Jalan Thamrin sisi Timur

4. Simpang Jalan Wahid Hasyim-Jalan Thamrin sisi Timur

5. Jalan M.H. Thamrin sisi Timur (Bundaran HI sisi Timur)

6. Simpang Jalan Agus Salim-Jalan Imam Bonjol

7. Simpang Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan Imam Bonjol

8. Jalan Imam Bonjol

9. Jalan H.O.S. Cokroaminoto

10. Simpang Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan DR Kusuma Atmaja

11. Simpang Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan Cianjur

12. Simpang Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan Sumenep

13. Simpang Jalan Gembira-Jalan H.R. Rasuna Said

14. Jalan H.R. Rasuna Said sisi Timur (menggunakan jalur cepat)

15. Jalan H.R. Rasuna Said sisi Barat (menggunakan jalur Transjakarta)

16. Jalan Underpass Mampang Kuningan

17. Jalan Mampang Prapatan Raya (menggunakan Jalur Transjakarta)

18. Jalan Jenderal Sudirman

19. Jalan Dr. Satrio

20. Jalan Senopati

21. Jalan Pattimura

22. Jalan Underpass Pattimura

23. Jalan Sultan Hasanudin

24. Jalan Iskandarsyah Raya

25. Jalan Prapanca Raya

26. Jalan Pangeran Antasari

27. Jalan Sisingamangaraja

28. Jalan Semanggi

29. Jalan Terowongan Semanggi sisi timur

30. Jalan Gatot Subroto

31. Jalan Gerbang Pemuda sisi timur

32. Jalan Gelora Bung Karno (GBK)

33.