Xpeng Prioritaskan Perakitan Lokal X9 Sebelum G6, Ini Pertimbangannya

JAKARTA - Xpeng meresmikan harga untuk dua model listrik di pasar Indonesia, yakni G6 dan X9 dalam segmen premium yang kompetitif.

Model G6 ditawarkan dalam satu varian, yakni 2WD Standard Range dengan harga Rp599 juta On The Road Jakarta. Sementara, X9 memiliki tiga varian seperti Standard Range senilai Rp990 juta, Long Range Pro Rp1,059 miliar, dan Long Range Pro+ Rp1,099 miliar.

Untuk pasar tanah air, Erajaya Active Lifestyle (ERAL) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) akan melokalisasikan X9 terlebih dahulu sebelum nantinya akan memproduksi CKD untuk G6.

Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto mengatakan alasan X9 terlebih dahulu dirakit secara Completely Knocked Down (CKD) karena volume pemesanannya yang lebih banyak dibandingkan G6 dengan kesiapan unit CKD antara bulan Juli dan Agustus.

"Kami lihat memang komposisi antara X9 dengan G6 saat ini memang masih lebih banyak X9. Kalau kesiapan CKD itu kan antara Juli sampai Agustus. Itu pun baru yang X9," kata Hari saat ditemui wartawan di kawasan Tebet, Jakarta, Kamis, 19 Juni.

Meskipun demikian, unit untuk pelanggan awal yang memesan kendaraannya akan mendapatkan produk berstatus CBU terlebih dahulu demi mengurangi masa tunggu.

Hari menambahkan produk CBU tersebut hanya bersifat sementara sampai lini produksi berjalan maksimal dengan X9 yang terlebih dahulu melalui proses CKD dan diharapkan crossover G6 menyusul.

Pabrikan akan mengebut lini produksi CKD mengingat insentif impor yang ditetapkan oleh pemerintah akan berakhir masa berlakunya pada akhir tahun ini.

"Kami fokus pada X9 dulu setidaknya sampai semester pertama ini. Tapi, keinginan kami setidaknya semua model telah CKD secepatnya apalagi insentif impor hingga akhir tahun ini masa berlakunya habis," tambah Hari.

ERAL akan merakit Xpeng X9 secara lokal melalui kerja sama dengan PT Handal Motor Indonesia yang berada di wilayah Purwakarta, Jawa Barat.