UNRWA Nilai Mekanisme Bantuan Gaza yang Didukung AS Gagal Memenuhi Kebutuhan Mendesak

JAKARTA - Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan pada Hari Senin, sistem distribusi bantuan kemanusiaan yang didukung Amerika Serikat saat ini melalui Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang dilaksanakan dengan koordinasi Israel, tidak dapat memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan resminya, UNRWA menyerukan akses yang aman dan langsung untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina yang menghadapi kondisi kelaparan yang memburuk sejak awal Maret.

"Selama gencatan senjata, Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk mengirimkan bantuan dengan aman dan dalam skala besar, menjangkau orang-orang di mana pun mereka berada," kata Direktur Urusan UNRWA di Gaza Sam Rose, dikutip dari WAFA 2 Juni.

Lebih lanjut Rose menekankan, metode pengiriman bantuan saat ini tidak memadai, terutama untuk populasi yang rentan seperti orang sakit, terluka dan lanjut usia.

"Metode distribusi saat ini tidak memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak di Gaza," katanya.

Ia menambahkan, UNRWA memimpin operasi distribusi makanan PBB terbesar di dunia yang sedang berlangsung, dengan mencatat bahwa meskipun persediaan tersedia dan siap, akses tetap menjadi penghalang utama.

"Kita tidak punya waktu untuk disia-siakan," katanya memperingatkan.

Diketahui, PBB dan kelompok-kelompok bantuan internasional menolak untuk bekerja sama dengan GHF karena mereka mengatakan GHF tidak netral dan memiliki model distribusi yang memaksa warga Palestina untuk mengungsi.

Peringatan UNRWA muncul saat organisasi-organisasi kemanusiaan terus melaporkan kondisi bencana di seluruh wilayah kantong itu, dengan kelaparan yang meluas, perawatan medis yang terbatas, dan runtuhnya infrastruktur dasar di tengah berlanjutnya operasi militer Israel.