Rayakan 3 Dekade, Garda Oto Tetap Kokoh dan Ungkap Strategi di Tengah Badai Pasar Otomotif

JAKARTA – Industri otomotif nasional tengah menghadapi tantangan berat. Tekanan pasar membuat penjualan mobil mengalami penurunan yang cukup signifikan, berdampak langsung pada berbagai sektor pendukung, termasuk industri asuransi kendaraan.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil pada kuartal pertama 2025 hanya mencapai 256.368 unit, turun 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, pada April 2025, angka penjualan anjlok tajam hingga 27,8 persen, hanya mencatat 51.205 unit.

Tren ini tentu memengaruhi performa sektor lain, salah satunya asuransi mobil. Marketing Retail & Digital Business Director Asuransi Astra Wisnu Kusumawardhana, mengakui bahwa perlambatan penjualan mobil turut berdampak pada bisnis mereka.

"Kalau penjualan mobil turun, ya otomatis asuransi kendaraan juga ikut terpengaruh," ujar Wisnu dalam acara Media Gathering Garda Oto 30th Anniversary di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa, 27 Mei.

Meski demikian, Wisnu menegaskan bahwa penurunan di sektor asuransi kendaraan tidak serta-merta membuat kinerja Asuransi Astra terganggu secara keseluruhan.

"Kami tetap harus adaptif, dengan mengembangkan dan menawarkan produk lain di luar kendaraan bermotor," imbuhnya.

Bahkan di tengah situasi menantang ini, produk asuransi kendaraan andalan Astra, Garda Oto, tetap mencatat performa impresif. Garda Oto masih memegang posisi teratas di pasar, dengan pangsa pasar 18 persen, menjadikannya yang terbesar di antara sekitar 70 perusahaan asuransi yang beroperasi di Indonesia.

"Kami masih menjadi nomor satu untuk asuransi kendaraan," kata Wisnu bangga.

Memasuki usia ke-30 pada 1 Juni mendatang, Garda Oto juga membuktikan kemampuannya untuk terus berinovasi dan relevan di berbagai era. Salah satu terobosan terbarunya adalah peluncuran layanan Virtual Survey, fitur digital dalam aplikasi myGarda yang memungkinkan pelanggan melakukan survei kendaraan secara online lewat video call dengan surveyor.

Sesuai tagline-nya, Claim from Anywhere, fitur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelanggan di era pascapandemi, di mana efisiensi dan fleksibilitas menjadi kunci utama.

"Pelanggan kini bisa melakukan survei kendaraan dari mana saja, tanpa harus datang langsung. Semuanya cukup lewat aplikasi," jelas Wisnu.

Langkah ini semakin memperkuat posisi Garda Oto sebagai pelopor inovasi di industri asuransi kendaraan, sekaligus mempertegas komitmen Asuransi Astra dalam menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masa kini.