Korlantas Polri Usut Penyebab Bus Rute Medan-Bekasi Kecelakaan Tunggal di Sumbar Tewaskan 12 Penumpang
SUMBAR - Polisi menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal yang dialami bus ALS rute Medan-Bekasi tewaskan 12 penumpang di Kota Padang Panjang, Sumbar, Selasa 6 Mei pagi.
"Kita sedang proses. Dari keterangan sementara, pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq di Kota Padang Panjang, Selasa 6 Mei, disitat Antara.
Reza mengatakan, untuk keperluan penyelidikan penyebab kecelakaan tunggal bus ALS tersebut, Polda Sumbar akan dibantu Subdit Laka Direktorat Penegakan Hukum Korlantas Polri.
"Korlantas Polri akan membantu penyelidikan kasus kecelakaan ini," kata Reza.
Berdasarkan data yang dihimpun aparat kepolisian, diketahui bus ALS tersebut mengangkut sebanyak 35 orang penumpang. Dari jumlah itu, 12 orang dinyatakan meninggal dunia dan 23 orang lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan itu.
"Seluruh korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Kota Padang Panjang," katanya.
Baca juga:
- Soal TNI Batal Mutasi 7 Pati, Komisi I DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Lobi-lobi dalam Rotasi Prajurit
- Pemprov DKI Sediakan Daycare Anak Khusus Warga Miskin, Bakal Bangun di Tiap Kecamatan
- Pakistan Kekurangan Amunisi Artileri, Tak Siap Perang Panjang dengan India
- KPK: Perampasan Aset Belum Maksimal, RUU Harus Segera Disahkan
Senada dengan itu, Kapolda Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Gatot Tri Suryanta mengatakan jajarannya masih menyelidiki penyebab kecelakaan bus ALS asal Kota Medan tujuan Bekasi, Jawa Barat, itu.
Kapolda merinci korban meninggal dunia terdiri atas tujuh orang laki-laki dan lima orang perempuan, yang dua orang di antaranya anak-anak. Sementara korban luka-luka terdiri atas 17 orang pria dan enam orang perempuan.
"Korban tewas dibawa ke RSUD Padang Panjang, sementara korban luka sebagian dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina," ujarnya.
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) ALS rute Medan-Bekasi dengan nomor polisi B 7152 FGA mengalami kecelakaan dan terguling pada Selasa pagi pukul 08.15 WIB di kawasan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang.