Oleksandr Usyk Ungkap Titik Lemah Daniel Dubois
JAKARTA – Oleksandr Usyk menyebut ulah Daniel Dubois mendorong dirinya dalam face-off untuk mempromosikan duel mereka merupakan titik lemah calon lawannya asal Inggris tersebut.
Kedua nama besar tersebut telah menyetujui bentrok untuk memperebutkan juara kelas berat tidak terbantahkan yang akan berlangsung pada 19 Juli 2025 di Stadion Wembley, London, Inggris.
Sehari setelah pertarungan mereka dikonfirmasi, pasangan tersebut bertemu untuk sesi foto di lokasi pertandingan. Di pertemuan itulah, Dubois tidak bisa menahan diri dan kemudian mendorong dada Usyk.
Petugas keamaan langsung menenangkan kedua petinju tersebut sebelum Usyk berbalik dan menertawai Dubois. Meski demikian, dia mengakui calonnya mengalami peningkatan pesat.
Baca juga:
"Saya rasa dia telah mengalami peningkatan, Daniel memenangi sabuk IBF, telah mengalahkan tiga petarung hebat. Dia adalah juara dunia, pria tangguh, pria berbahaya," ujar Usyk dikutip BBC Sport.
Walaupun begitu, Usyk menyebut Dubois mengalami kemunduran secara mental karena telah mendorong dirinya.
"Secara mental tidak, mendorong saya adalah kelemahannya," ujar Usyk.
Usyk dan Dubois sebelumnya pernah bersua di atas ring pada Agustus 2023. Jagoan asal Ukraina tersebut, memenangi duel kontroversial tersebut dengan knockout (KO) pada ronde kesembilan.
Dubois sejatinya sempat berhasil membuat Usyk kesakitan dan terjatuh di ronde kelima. Akan tetapi, pukulan petarung berusia 27 tahun itu diklaim tidak sah oleh wasit Luis Pabon karena terlalu rendah.
Wasit kemudian memberikan keringanan kepada Usyk untuk memulihkan diri sekitar lima menit. Dubois pun merasa dirinya dicurangi karena tidak merasa melayangkan pukulan rendah.
"Ini adalah saya yang baru, rasa takut untuk bertindak dengan cara tertentu sudah tidak ada lagi. Sekarang, saya hanya perlu melakukan apa yang harus saya lakukan, ini adalah permainan pertarungan, ini adalah tinju," ujar Dubois.
Setelah menelan kekalahan melawan Usyk, Dubois berhasil bangkit kembali dengan tiga kemenangan. Catatan itu dimulai dengan mengalahkan Jarrell Miller pada Desember 2023 di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi.
Dubois kemudian berhasil merebut sabuk IBF yang dikosongkan oleh Usyk dengan mengalahkan Filip Hrgovic. Sabuk itu lalu berhasil dia pertahankan dengan mengalahkan Anthony Joshua di Wembley.
Sementara itu, Usyk tidak bertinju lagi sejak mengalahkan Tyson Fury di Arab Saudi pada Desember 2024. Sebelum itu, dia terlebih dahulu menjadi juara dunia tidak terbantahkan dalam laga pertama dengan Fury pada Mei 2024 di tempat yang sama.
Dalam bentrok melawan Dubois nanti, Usyk akan berusaha menjaga rekor 23 pertandingan belum terkalahkan sambil berusaha untuk menjadi juara dunia tidak terbantahkan kedua kalinya.
Jika berhasil mengalahkan Usyk maka Daniel Dubois otomatis akan menjadi petinju Inggris pertama yang berhasil juara dunia tidak terbantahkan di era empat sabuk.
Petinju asal Inggris terakhir yang berhasil menjadi juara dunia kelas berat tidak terbantahkan adalah Lennox Lewis. Gelar tersebut didapat pada 1999 ketika mengalahkan Evander Holyfield.