Courtois Mengaku Bertanggung Jawab atas Gol Tendangan Bebas Declan Rice

JAKARTA - Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, mengatakan bahwa ia bertanggung jawab atas gol tendangan bebas pembuka Declan Rice yang memukau dalam kekalahan 0-3 Los Blancos atas Arsenal pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu, 9 April 2025, dini hari WIB.

Rice tidak pernah mencetak gol dari tendangan bebas langsung, tetapi mencetak dua gol di babak kedua untuk The Gunners--sebelum Mikel Merino menambah gol ketiga pada akhir pertandingan--untuk membawa Arsenal memimpin pertandingan.

Real Madrid memiliki sejarah comeback dramatis di Eropa dan harus mengulanginya di Santiago Bernabeu pada 16 April 2025 waktu setempat jika mereka ingin mencapai semifinal.

"Saya pikir saya telah menempatkan pagar betis dengan baik. Biasanya saya memasukkan pemain tambahan."

"Saya bertanggung jawab atas hal itu, saya bisa saja memasukkan pemain tambahan, tetapi saya pikir (Rice) tidak akan bisa memanfaatkannya dengan baik. Gol kedua adalah gol yang hebat."

"Itu pelanggaran yang tidak perlu, ketika tidak ada bahaya. Mungkin kami seharusnya tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran itu," kata Courtois kepada Movistar.

Real Madrid--yang berada di posisi kedua di klasemen La Liga dan telah mencapai final Copa del Rey, tetapi sering kali mengecewakan musim ini--telah memenangi Piala Champions/Liga Champions sebanyak 15 kali, sementara Arsenal belum pernah menang dalam turnamen tersebut.

Pelatih Carlo Ancelotti mengakui bahwa timnya sekarang memiliki kemungkinan kecil untuk melaju ke babak berikutnya.

"Kami harus mencoba. Ini adalah kesempatan untuk bermain dengan baik. Mari kita lihat apakah kami mampu melakukannya"

"Hari ini (Arsenal) menunjukkan sikap dan kualitas yang lebih baik, mereka melakukan banyak hal daripada kami," kata Ancelotti dalam konferensi pers selepas pertandingan.

Sejarah sebetulnya memihak kepada Los Blancos jika leg kedua dimainkan di Bernabeu. Dalam perjalanan di Liga Champions 2022 misalnya, tim asuhan Ancelotti berhasil bangkit melawan Paris Saint-Germain, Chelsea, dan Manchester City untuk mencapai final.

Catatan itu membuat Real Madrid optimistis untuk membalikkan defisit tiga gol.

"Jika Anda melihat pertandingan malam ini, tidak ada kemungkinan. Namun, sepak bola adalah perubahan."

"Tidak seorang pun menyangka Rice akan mencetak gol tendangan bebas itu. Kita harus percaya," tutur Ancelotti.

"Jika ada satu tim di dunia yang dapat membalikkan keadaan, itu adalah kami, di stadion kami, bersama para penggemar kita," kata bek sayap Lucas Vazquez menambahkan.

Real Madrid kini telah menderita kekalahan beruntun, kalah 1-2 dari Valencia di kandang sendiri di La Liga pada Sabtu, 5 April 2025, sebelum kekalahan pada Rabu, 9 April 2025, di Emirates.

"Kami kecewa, lebih-lebih pada diri kami sendiri. Kami harus melihat diri kami sendiri."

"Tema serupa telah terjadi pada kami sepanjang musim ketika kami kehilangan poin. Kami akan membutuhkan sesuatu yang istimewa untuk membalikkannya."

"Kami harus jujur, kami harus rendah hati, minum obat kami, dan apa pun bisa terjadi di leg kedua."

"Sejarah telah membuktikannya, kami telah mencetak banyak gol dalam pertandingan sebelumnya. Tidak sesuai dengan mentalitas klub ini untuk menyerah dan menyerah begitu saja," kata gelandang Jude Bellingham kepada TNT Sports.

Sementara itu, Real Madrid akan bertandang ke Alaves pada Minggu, 13 April 2025, sebelum menjamu Arsenal di leg kedua.