4 Tanda Kolesterol Tinggi yang Muncul di Kaki

JAKARTA - Kolesterol terbagi dua jenis yakni kolesterol baik (high-density lipoprotein atau HDL) dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL). Kadar kolesterol LDL yang tinggi harus diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.

Salah satu hal yang dapat diwaspadai akan kolesterol tinggi tersebut adalah gejalanya yang sering muncul tetapi tidak disadari. Meski demikian, terdapat beberapa gejala yang muncul saat melakukan aktivitas fisik seperti berjalan, seperti berikut ini.

1. Nyeri kaki saat berjalan

Dikutip dari Times of India, gejala kolesterol tinggi yang bisa muncul di kaki adalah rasa nyeri saat berjalan. Saat kolesterol terakumulasi di arteri, arteri menjadi lebih kecil dan pasokan oksigen ke otot berkurang. Hal ini membuat munculnya rasa nyeri, lelah di betis, paha, atau bokong saat berjalan atau menaiki tangga.

2. Otot kaki melemah

Penyempitan arteri yang terjadi akibat kolesterol bisa membuat otot-otot di kaki menjadi lemah. Hal ini dapat dirasakan saat berdiri lama atau ketika menjaga keseimbangan.

Seperti diketahui, otot memerlukan oksigen dan nutrisi untuk bekerja dengan cara mengalirkannya melalui darah. Dengan kolesterol tinggi yang bisa membuat arteri mengecil dan menghambat oksigen, maka fungsi otot tidak akan berjalan normal.

3. Tungkai atau telapak kaki dingin

Sirkulasi darah di bagian bawah yang terganggu karena kolesterol tinggi bisa menyebabkan tungkai atau telapak kaki menjadi dingin dan tidak sehangat anggota tubuh lain. Ini karena arteri yang menyempit membuat aliran darah ke beberapa anggota tubuh terganggu.

4. Mati rasa atau kesemutan

Sirkulasi darah yang terganggu yang bisa menyebabkan mati rasa atau kesemutan di jari-jari atau telapak kaki juga menjadi gejala kolesterol tinggi. Hal ini karena saraf membutuhkan darah yang mengandung oksigen agar dapat bekerja secara efisien, tetapi terhalang dengan arteri mengecil akibat kolesterol tinggi.