Menteri PU Instruksikan Anak Buahnya Siapkan Rancangan Teknis Bangun Sekolah Rakyat
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan, terutama untuk Program Sekolah Rakyat. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan, kesiapan penuh Kementerian PU untuk membangun dan mengoptimalkan infrastruktur dasar.
Pasalnya, kata Dody, sesuai Astacita Presiden Prabowo, sektor pendidikan menjadi salah satu pilar pembangunan yang harus diperkuat.
Hal ini disampaikan Dody usai menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf di kantornya, Kamis sore, 6 Maret.
"Kementerian PU akan memberikan dukungan infrastruktur terbaik agar anak-anak Indonesia, terutama yang berada dalam kategori miskin ekstrem memiliki akses terhadap fasilitas pendidikan berkualitas," ujar dia dalam keterangan resminya, dikutip Jumat, 7 Maret.
Untuk memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan secara efektif, Dody pun menginstruksikan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, yang merupakan unit organisasi baru di Kementerian PU agar menyiapkan rancangan teknis.
Rancangan ini mencakup desain gedung utama, asrama siswa serta standar konstruksi yang mampu menunjang kegiatan belajar-mengajar.
"Kami menyambut baik inisiatif Menteri Sosial untuk memprioritaskan akses pendidikan bagi masyarakat paling rentan. Koordinasi antar kementerian perlu dipercepat, sehingga target membangun 100 Sekolah Rakyat ini dapat terealisasi sesuai arahan Presiden," kata Dody.
Baca juga:
Sementara itu, Mensos Syaifullah Yusuf menyampaikan terima kasih atas respons positif Kementerian PU. Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang berbentuk boarding school gratis dengan kapasitas hingga 1.000 siswa per sekolah, berdiri di atas lahan kurang lebih 5 hektare.
Pria yang akrap disapa Gus Ipul ini berharap, dukungan Kementerian PU dapat mencakup desain, pembangunan dan penyesuaian infrastruktur asrama bagi siswa putra maupun putri.
"Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem mendapat sarana yang layak untuk belajar dan berkembang. Dengan adanya campur tangan Kementerian PU, kami optimistis Sekolah Rakyat bisa menjadi model pendidikan inklusif dan berkualitas," tuturnya.
Dalam pertemuan ini, Kementerian PU dan Kementerian Sosial bersepakat untuk mempercepat koordinasi teknis serta menyinkronkan target dan sumber daya, agar program Sekolah Rakyat bisa segera diwujudkan.