Zulhas sebut Bakal Ada Aturan untuk Percepatan Program MBG

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, bakal ada aturan terkait percepatan Program Makan Bergizi Gratis alias MBG yang segera diterbitkan.

Zulhas bilang, di dalam aturan itu nanti akan dijelaskan secara lebih jauh peran dari masing-masing kementerian atau lembaga yang terlibat.

"Perlu satu aturan. Tadi kami sepakati yang akan dirumuskan bareng-bareng, apakah dalam bentuk Instruksi Presiden (Inpres) atau Peraturan Presiden (Perpres)," ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Senin, 3 Maret. 

Menurut Zulhas, program besutan Presiden Prabowo Subianto itu memerlukan anggaran banyak lantaran jumlah penerima manfaatnya juga cukup banyak.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga sedang menyiapkan rantai pasok untuk program andalan Prabowo itu. Mengingat, kebutuhan MBG di setiap provinsi Indonesia berbeda.

"Oleh karena itu perlu kami siapkan rantai pasok, karena kebutuhannya besar sekali. Di (Pulau) Jawa tentu akan berbeda dengan Sumatra. Sumatra juga tentu akan beda dengan Indonesia Timur makanannya," ucap Zulhas.

"Oleh karena itu, kami perlu persiapkan ketersediaan bahan-bahannya," sambungnya.

Terlebih, Zulhas menyebut, program MBG akan menyasar 82,9 juta penerima manfaat sampai dengan akhir tahun ini.

"Diharapkan pemerintah daerah (Pemda), kementerian terkait (ikut terlibat). Tentu Badan Gizi (Nasional) tidak kerja sendiri, semua perlu kerja sama, termasuk tadi untuk suplai bahan-bahannya. Kemudian, juga ada yang antar pelabuhan, antar daerah perdagangannya dan seterusnya," tutur Zulhas.

"Oleh karena itu perlu satu aturan, yang nanti akan dirumuskan bareng-bareng," imbuhnya.