Konsumsi Makanan Berprotein sebelum Karbohidrat, Ternyata Menurunkan Gula Darah setelah Makan

YOGYAKARTA – Mempertimbangkan urutan makan ternyata sama pentingnya dengan selektif memilih menu makanan. Seperti hasil penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi makanan berprotein sebelum karbohidrat atau makanan berat, ternyata berefek pada gula darah. Penelitian diterbitkan dalan jurnal Diabetes Care, para peneliti menyarankan hasil temuan mereka mungkin implikasinya besar bagi pasien diabetes.

Penelitian ini menemukan, mengonsumsi protein, sayuran, dan lemak sebelum karbohidrat dapat membantu kadar glukosa dan insulin tetap rendah. Kadar gula darah penderita diabetes tipe 2, rata-rata akan melonjak setelah makan. Mereka berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi, termasuk pengerasan arteri dan penyakit jantung, yang pada akhirnya menyebabkan kematian.

Ilustrasi konsumsi makanan berprotein sebelum karbohidrat menurunkan gula darah setelah makan (Freepik/chernikovatv)

Penelitian melibatkan 11 pasien obesitas dan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi metformin, atau obat pengendali kadar glukosa. Mereka diminta mengonsumsi makanan yang sama dengan urutan berbeda berjarak 1 minggu. Sehingga dengan begitu, peneliti bisa mengamati glucose spikes setelah makan. Makanan yang disajikan terdiri dari dada ayam, saus rendah lemak, brokoli kukus dengan mentega, selada, salad tomat, jus jeruk, dan roti ciabatta. Kadar glukosa dan insulin para peserta penelitian ini menurun saat karbohidrat dimakan terakhir.

Kadar glukosa peserta penelitian diukur pada pagi hari, atau 12 jam setelah mereka terakhir makan. Pada hari pertama penelitian, peserta diminta untuk mengonsumsi karbohidrat dalam makanan mereka terlebih dahulu. Lalu 15 menit kemudian diikuti dengan protein, sayuran, dan lemak. Kadar glukosa para peserta diperiksa 30, 60, dan 120 menit setelah makan.

Percobaan diulang 1 minggu kemudian, dengan urutan makan yang berbeda. Urutan makannya dibalik, protein dan sayuran serta lemak dimakan terlebih dahulu. Sedangkan karbohidrat, dimakan 15 menit kemudian. Ketika sayuran dan protein dimakan sebelum karbohidrat, para peneliti menemukan bahwa kadar glukosa 29%, 37%, dan 17% lebih rendah pada pemeriksaan 30, 60, dan 120 menit, dibandingkan dengan saat karbohidrat dikonsumsi terlebih dahulu. Selain itu, insulin ditemukan secara signifikan lebih rendah ketika para peserta makan sayuran dan protein terlebih dahulu.

Dokter Louis Aronne, seorang Professor of Metabolic Research dan dokter klinis di Weill Corell Medical College, mengatakan temuan ini jadi anjuran untuk pasien diabetes. Kata Aronne dilansir Medical News Today, Jumat, 28 Februari, berdasarkan temuan ini pasien diabetes tipe 2 mungkin dapat membuat perubahan sederhana untuk menurunkan gula darah mereka sepanjang hari. Mereka juga bisa menggunakan urutan makan ini untuk mengurangi jumlah insulin yang mereka konsumsi dan berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang pada kesehatan mereka.