Bahlil Pastikan BBM yang Dijual SPBU Pertamina Sudah Sesuai Standar

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) di SPBU telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kualitas kita kan sudah sesuai standar. Kan sudah ada semuanya. Sudah ada. Jadi kalau membeli harga yang bagus, minyak bagus, harganya juga bagus. Mau setengah-setengah, ada juga setengah-setengah. Semua sudah ada speknya itu semua,” ujaar Bahlil kepada awak media di Gedung Kementerian ESDM, Rabu, 26 Februari.

Bahlil juga menyebut akan melakukan audit terhadap kualitas BBM yang diedarkan oleh Pertamina. Meski demikian, sebelum melakukan audit pihaknya akan melakukan penataan terhadap pengelolaan BBM.

"Sebelum kita audit kualitas, kita akan melakukan penataan terhadap sistem pengelolaan BBM dan elpiji. Kenapa? Karena memang harus kita tata. Kalau tidak kita tata, ya begini terus. Kita kan mau melakukan perubahan,” imbuhnya.

Bahlil juga menyebut dalam waktu dekat dirinya akan segera membentuk tim untuk memastikan spesifikasi bahan bakar minyak (BBM). Hal ini merupakan jawaban atas keresahan masyarakat terkait BBM yang beredar. Adapun spesifikasi BBM tersebut akan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

“Kami akan menyusun tim dengan baik untuk memberikan kepastian agar masyarakat membeli minyak berdasarkan spesifikasi dan harganya,” ujar Bahlil.

Bahlil juga menyebut bakan melakukan perbaikan terhadap izin impor BBM dari yang sebelumnya dilakukan selama setahun menjadi 6 bulan sekali.

“Makanya sekarang, izin-izin impor kami terhadap BBM tidak satu tahun sekaligus. Kami buat per enam bulan, supaya ada evaluasi per tiga bulan,” tambah dia.

Selain itu, minyak yang sebelumnya diekspor untuk diolah di luar negeri juga akan dihentikan agar dapat diolah di kilang milik Indonesia.