Masa Pubertas Dianggap Momen Pencarian Jati Diri? Simak Penjelasannya
YOGYAKARTA – Masa pubertas secara umum dipahami sebagai masa transisi dari anak-anak menuju usia dewasa. Pubertas dikaitkan dengan usia-usia remaja baik pada laki-laki maupun wanita.
Di fase ini ada banyak hal yang terjadi, termasuk terkait pencarian jati diri. Lalu mengaapa masa pubertas dianggap sebagai masa pencarian jati diri?
Mengapa Masa Pubertas Dianggap Sebagai Masa Pencarian Jati Diri
Dilansir dari situs Clay Center for Young Healthy Minds, seorang psikolog Erik Ericson mengatakan bahwa masa remaja adalah masa krisis identitas sekaligus kebingungan identitas. Di masa tersebut identitas jadi hal penting bagi setiap orang.
Apa yang dikatakan Ericson memang cukup beralasan. Di masa remaja terjadi perubahan fisik dan psikis yang cukup besar. Saat remaja, seseorang akan mendefinisikan mereka dan mulai bereksperimen dengan minat, nilai, dan keyakinan yang dimiliki dengan membenturkan dengan milik orang lain. Proses ini jadi bagian dari eksplorasi identitas yang dipenuhi dengan pertentangan batin hingga berujung pada kebingungan identitas.
Dalam tulisan yang berjudul Perkembangan Masa Puber dan diterbitkan di jurnal GURUKU: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora dikatakan bahwa saat remaja, seseorang juga tidak ingin dianggap sebagai anak-anak.
Remaja akan mulai mencari identitas baru yang sesuai dengan berbagai perubahan yang mereka alami. Seorang yang mengalami pubertas juga akan menolak sebutan atau anggapan yang sekiranya membuat mereka merasa direndahkan.
Di masa pubtertas pula seorang remaja akan mencari identitas sosial mereka dengan berbagai cara, salah satunya membentuk kelompok dengan teman sebaya. Untuk membentuk identitas, mereka akan mengalami pergulatan batin untuk menentukan peran mereka dalam kelompok sosialnya.
Baca juga:
Apa yang dialami oleh para remaja terkait identitasnya, mencakup perkembangan fisik dan emosionalnya, ternyata juga bisa dijelaskan secara ilmiah.
Dilansir dari kids.frontiersin dikatakan bahwa masa remaja atau pubertas adalah momen di mana akan terjadi perubahan sosial, lingkungan, dan biologis seseorang. Masa ini jadi periode penting dalam perkembangan fisik maupun emosional seseorang.
Perubahan juga terjadi pada hormon yang tidak hanya membantu pertumbuhan fisik, namun berdampak pada bagaimana seseorang akan bertindak dan merasakan. Hal ini tentu menjadi salah satu elemen penyusun identitas seseorang.
Apa yang terjadi pada tubuh saat pubertas, dilansir dari cliffsnotes, salah satunya adalah terjadi perubahan hormonal. Perubahan tersebut pada akhirnya akan memunculkan keraguan mereka terhadap otoritas dan nilai sosial yang mereka percaya. Remaja juga akan menguji batasan yang mereka miliki.
Proses pencarian identitas oleh remaja memang butuh waktu. Mereka akan mengeksplorasi serta membuat komitmen dari hasil penemuan mereka. Proses ini wajar terjadi dan sebaiknya mendapat dukungan dari orang-orang terdekatnya.
Itulah informasi terkait mengapa masa pubertas dianggap sebagai masa pencarian jati diri. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.