Cek Kesehatan Gratis Bisa Dilakukan pada Bayi hingga Lansia
JAKARTA - Menjaga kesehatan merupakan aspek penting dalam menjalani kehidupan yang berkualitas. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mendeteksi penyakit sejak dini, sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan kesehatan guna meningkatkan kesejahteraan dan angka harapan hidup.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Hari Ulang Tahun menjadi salah satu inisiatif unggulan pemerintah. Program ini ditujukan bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak pra-sekolah, dewasa, hingga lansia.
"Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini kini sudah dapat dimanfaatkan oleh warga Kota Depok yang sedang berulang tahun untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Yuliandi, di Depok, Jawa Barat, seperti dikutip ANTARA.
Menurut Yuliandi, pemeriksaan dalam Program CKG disesuaikan dengan kelompok usia penerima manfaat. "Jenis pemeriksaan diberikan berdasarkan kategori usia, mulai dari bayi hingga lansia," jelasnya.
Pemerintah Kota Depok telah menyediakan 38 puskesmas untuk mendukung layanan pemeriksaan kesehatan ini. Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Mobile (SSM) atau datang langsung ke puskesmas terdekat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar dan mendatangi puskesmas agar dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan ini," tambahnya.
Baca juga:
- Menpar Widiyanti Putri Wardhana Soroti Program Cek Kesehatan Gratis bagi Sektor Pariwisata
- Puji Cek Kesehatan Gratis Indonesia, WHO Sarankan Negara Lain Terkait Deteksi Dini
- Cek Kesehatan Gratis bagi Masyarakat yang Berulang Tahun, Wamen Isyana: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati
- Kerahkan Jutaan Petugas, Kemendukbangga Sosialisasi Program Cek Kesehatan Gratis
Berikut adalah jenis pemeriksaan kesehatan berdasarkan kelompok usia:
1. Pemeriksaan untuk Bayi: Skrining dini untuk mendeteksi kekurangan hormon tiroid, pemeriksaan darah guna mengukur kadar enzim glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD), pemeriksaan adrenal, deteksi penyakit jantung bawaan, gangguan pertumbuhan, serta pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sejak bayi berusia dua hari.
2. Pemeriksaan Balita dan Anak Pra-Sekolah: Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC), gangguan pendengaran, masalah mata, kesehatan gigi, thalassemia, serta skrining diabetes melitus.
3. Pemeriksaan Dewasa: Evaluasi faktor risiko kardiovaskular, deteksi dini TBC dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), pemeriksaan untuk mendeteksi kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus, evaluasi fungsi indera, serta pemeriksaan kesehatan jiwa, hati, dan kesehatan bagi calon pengantin.
4. Pemeriksaan Lansia: Pemeriksaan kesehatan khusus untuk usia lanjut yang mencakup evaluasi gangguan kardiovaskular, paru, kanker, fungsi indera, kesehatan jiwa, dan hati.
Melalui adanya Program Cek Kesehatan Gratis ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin guna mencegah serta menangani penyakit sejak dini.