4 Eksekutor Penembakan di Pasar Mawar Bogor Ditangkap, 2 Otak Pelaku Masih Buron
BOGOR – Aparat Satreskrim Polresta Bogor Kota, dibantu Polda Jabar dan Polres Bogor, berhasil menangkap empat pelaku penembakan yang menewaskan seorang warga di Pasar Mawar, Kota Bogor. Dua pelaku lainnya, yang diduga sebagai dalang di balik aksi ini, masih dalam pengejaran.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, mengungkapkan bahwa keempat pelaku yang ditangkap berperan sebagai eksekutor dalam penembakan dan pengeroyokan. Sementara itu, dua pelaku lainnya, berinisial D dan H, yang diduga sebagai otak dari kejadian ini, masih buron.
"Pelaku utama penembakan sudah kami amankan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Dia berinisial P, sementara tiga pelaku lainnya, T, M, dan N, terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap korban," jelas Kombes Eko.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban berinisial E alias TH (45) ditemukan tewas dengan luka tembak di dada dan perutnya di kawasan Pasar Mawar pada Senin dini hari. Polisi telah memeriksa lima saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap kasus ini.
Eko menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku berinisial D pada Minggu sebelumnya. Perselisihan sempat diredam oleh petugas Polsek Bogor Tengah, tetapi keesokan harinya korban kembali ke lokasi bersama istrinya.
Saat itulah ia kembali bertemu dengan kelompok pelaku, yang berujung pada aksi kekerasan yang merenggut nyawanya.
Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, mengungkapkan bahwa para pelaku sempat melarikan diri ke Jakarta sebelum akhirnya kembali ke wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Mereka ditangkap saat mendatangi rumah calon istri muda pelaku utama.
"Setelah melarikan diri ke Jakarta, mereka ternyata kembali ke rumah istri muda salah satu pelaku di Gunung Putri, dan di sanalah mereka kami amankan," ujar Aji.
Baca juga:
Selain menangkap empat eksekutor, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk pistol pabrikan yang digunakan dalam penembakan, tiga selongsong peluru, serta tas yang digunakan untuk membawa senjata tersebut.
Hingga kini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga memiliki peran penting dalam aksi ini. "Kami berharap dalam waktu dekat kedua pelaku yang masih buron dapat segera ditangkap," tutupnya.