Didukung Koalisi Gemuk, Kepala Daerah Berpotensi Lebih Mengutamakan Kepentingan Pemodal

JAKARTA – Manajer Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Aji Pangestu menilai kepala daerah terpilih yang didukung koalisi gemuk berpotensi lebih mengutamakan kepentingan kelompok atau pemodal dalam merumuskan kebijakan.

“Mayoritas pemenang Pilkada Serentak 2024 di tingkat provinsi adalah mereka yang didukung koalisi gemuk. Menilik kondisi tersebut terdapat dua kemungkinan. Pertama, partai pendukung pemenang paslon akan saling bersinergi untuk merumuskan kebijakan yang sesuai dengan dukungan rakyat atau justru berpihak kepada pemodal pemenangan yang membantu proses pencalonan,” terangnya, Minggu 12 Januari 2025.

Selain itu, koalisi parpol yang mendukung pasangan calon kepala daerah terpilih juga berpotensi mengutamakan kepentingan kelompoknya, dalam proses pembuatan kebijakan pemerintahan daerah.

“Pendukung paslon dalam hal ini partai politik akan melakukan pembelotan politik dalam hal menata kebijakan untuk kepentingan elektoral parpol masing-masing,” imbuhnya.

Karena itu, Aji meminta parpol-parpol yang telah memenangkan paslon kepala daerah tetap berpihak kepada masyarakat, dalam menjalankan peranannya mengawal pembentukan kebijakan pemerintahan daerah.

“Idealnya parpol dalam lima tahun rentang jabatan harus mampu merealisasikan visi misi dan tujuan dari pasangan calon yang mereka dukung. Bukan sebagai kompresor yang hanya memainkan peran menjelang kontestasi pilkada,” ujarnya.

“Sudah saatnya parpol berbenah untuk memperbaiki struktur dan fungsi kelembagaan internal untuk mempersiapkan kandidat baik pemimpin ke depan atau penguatan kader yang lebih berpihak kepada rakyat,” sambung Aji.