Bos Semen Indonesia Ingin Tingkatkan Nilai Tambah Guna Pertumbuhan di 2024

JAKARTA - Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk (SIG) Donny Arsal mengatakan perseroan akan meningkatkan daya tahan dan daya saing sebagai upaya melanjutkan pertumbuhan kinerja dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan pada 2024.

“Untuk terus memberi manfaat optimal bagi pemegang saham, pelanggan dan pemangku kepentingan,” ujar Donny mengutip Antara.

Ia menyebut perseroan berhasil tumbuh pada tahun lalu di tengah industri yang tertekan kenaikan harga komoditas, biaya energi tinggi dan inflasi, serta persaingan pasar yang ketat.

Sebagai market leader di industri semen, lanjutnya, perseroan berambisi beranjak ke next level dengan semangat extra-miles dalam sinergi, kolaborasi, serta peningkatan wawasan dan keahlian untuk mempertahankan pasar domestik maupun regional.

“SIG terus menciptakan nilai tambah yang berujung pengakuan dan penghargaan dari pemerintah dan lembaga lainnya di tingkat nasional serta internasional,” ujar Donny.

Dalam kesempatan sama, Komisaris Utama SIG Budi Waseso memastikan perseroan bersiap menghadapi tantangan pada 2024, dan senantiasa berusaha menjadi yang terdepan.

“Tantangan ke depan tidaklah mudah, karena itu kita harus berinovasi, bersinergi dan terus bersemangat membangun SIG untuk Indonesia,” ujar Budi.

Perusahaan BUMN berkode saham SMGR ini membukukan laba bersih senilai Rp1,71 triliun pada kuartal III-2023 lalu, atau meningkat 1,85 persen year on year (yoy) dibandingkan kuartal III-2022.

Pada periode tersebut, pendapatan perseroan tercatat senilai Rp27,7 triliun, atau tumbuh 4 persen (yoy), dimana kontribusi dari pendapatan pihak berelasi senilai Rp1,59 triliun, dan pendapatan dari pihak ketiga senilai Rp26,06 triliun.

Adapun, laba bersih SIG tercatat senilai Rp1,71 triliun pada kuartal III- 2023, atau meningkat 1,85 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.